
Internet Computer Protocol (ICP) kembali berada di bawah tekanan setelah pergerakan harga menembus zona pertahanan utama di kisaran $4,33. Penurunan ini diperkuat oleh lonjakan volume transaksi yang signifikan, menandakan meningkatnya dominasi pelaku pasar di sisi jual dan mempertegas tren pelemahan jangka pendek.
Dalam 24 jam terakhir, ICP tercatat bergerak di sekitar $4,36, melemah sekitar 7% dibandingkan sesi sebelumnya. Pergerakan ini dipicu oleh koreksi tajam yang membawa harga anjlok dari area $4,97 menuju $4,30 dalam waktu singkat, mencerminkan aksi jual agresif yang didorong faktor teknikal.
Aktivitas perdagangan melonjak drastis hingga mencapai 7,86 juta token, sekitar 224% lebih tinggi dari rata-rata harian. Lonjakan tersebut bertepatan dengan runtuhnya level $4,33 yang sebelumnya kerap menjadi titik pantul selama Oktober hingga awal November. Setelah level ini ditembus, harga bergerak lebih rendah menuju rentang $4,20–$4,30 sebelum mencoba membentuk konsolidasi sementara.
Data intraday menunjukkan adanya upaya pemulihan terbatas saat ICP sempat naik ke $4,344 pada pukul 13:41 UTC dengan volume yang meningkat. Namun, dorongan ini tidak bertahan lama karena minat beli kembali melemah, membuat harga kembali turun mendekati $4,298 dan mengonfirmasi bahwa tekanan bearish masih mendominasi.
Dengan absennya faktor fundamental baru yang mampu mengubah sentimen, dinamika harga saat ini sepenuhnya dikendalikan oleh struktur teknikal. Area $4,69 kini muncul sebagai resistensi baru, menandai zona di mana tekanan jual sebelumnya semakin menguat. Sementara itu, perhatian pelaku pasar tertuju pada potensi pengujian ulang level $4,20 sebagai penopang berikutnya jika tekanan jual berlanjut.
Perubahan arah yang lebih konstruktif diperkirakan baru akan terjadi apabila ICP mampu kembali bertahan di atas $4,33 secara konsisten. Hingga saat itu, pergerakan harga diprediksi tetap terbatas dalam rentang sempit dengan risiko lanjutan di sisi penurunan.