dark

Perkembangan Kripto Terkini: Tekanan Regulasi Menguat, Arus Dana ETF Menajam, dan Sinyal Politik dari Ibu Kota AS

Lanskap aset digital hari ini memperlihatkan persilangan yang semakin nyata antara dinamika pasar, regulasi, dan simbolisme politik. Tiga isu utama mencuat bersamaan: pencalonan tokoh berlatar industri kripto untuk jabatan strategis di New York, gelombang penarikan besar dari ETF Bitcoin spot AS, serta kehadiran pejabat keuangan federal di ruang komunitas Bitcoin Washington, D.C.

Khurram Dara, mantan pengacara kebijakan Coinbase, secara resmi menyatakan maju sebagai kandidat Jaksa Agung Negara Bagian New York untuk pemilihan 2026, menantang petahana Letitia James. Dara menegaskan bahwa pengalaman di bidang regulasi kripto dan fintech menjadi dasar kompetensinya, sekaligus mengkritik pendekatan penegakan hukum yang selama ini dianggap menekan ekosistem aset digital di wilayah tersebut.

source: Khurram Dara

Riwayat profesionalnya mencakup posisi di Bain Capital Crypto, yang memperkuat kredensialnya sebagai figur yang memahami mekanisme pasar aset digital institusional. Langkah politik ini muncul di tengah kritik komunitas kripto terhadap kebijakan Letitia James sejak 2019, termasuk tindakan terhadap perusahaan seperti Genesis dan KuCoin.

Tekanan pasar terlihat jelas dari pergerakan ETF Bitcoin spot di AS. Setelah sempat mencatat arus masuk US$75,4 juta, pasar kembali berbalik dengan penarikan harian mencapai US$903 juta, salah satu yang terbesar sejak ETF diperkenalkan pada Januari 2024. Secara kumulatif, total arus keluar November telah menembus US$3,79 miliar, melampaui rekor sebelumnya pada Februari sebesar US$3,56 miliar.

Produk iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock menjadi kontributor utama, dengan penarikan bersih sebesar US$2,47 miliar, setara sekitar 63% dari total penarikan ETF Bitcoin spot AS bulan ini. Di saat bersamaan, harga Bitcoin berada di level sekitar US$85.124, mengindikasikan sensitivitas pasar terhadap pergeseran minat investor institusional.

Di ranah simbolik, perhatian publik tertuju pada kemunculan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam pembukaan Pubkey, bar bertema Bitcoin di Washington, D.C. Meski tidak bersifat resmi, kehadiran ini ditafsirkan sejumlah tokoh industri sebagai indikasi meningkatnya kedekatan antara institusi negara dan budaya Bitcoin.

Kombinasi antara arus keluar dana besar, dinamika politik, dan perubahan narasi kebijakan menandai fase konsolidasi yang menuntut kehati-hatian lebih tinggi. Investor saat ini dihadapkan pada dilema antara tekanan jangka pendek dan potensi legitimasi jangka panjang seiring semakin terbukanya ruang dialog antara regulator dan industri kripto.

Dengan sisa hari perdagangan di bulan ini, pasar diperkirakan tetap berada dalam tekanan volatilitas tinggi. Perkembangan di New York serta arah kebijakan federal akan menjadi faktor strategis yang menentukan arah sentimen dan stabilitas sektor aset digital dalam waktu dekat.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Coinbase Perkuat Ekspansi di Ekosistem Solana Lewat Akuisisi Platform DEX Vector

Next Post

Volatilitas Bitcoin Dinilai Sejalan dengan Tekanan Pasar Global

Related Posts
Total
0
Share