
Lonjakan signifikan terjadi pada saham perusahaan pengelola aset kripto berbasis treasury pada awal pekan, dengan BitMine Immersion Technologies tampil sebagai pemimpin reli. Kinerja kelompok ini tidak hanya mengungguli pasar kripto secara umum, tetapi juga mencerminkan pergeseran preferensi investor institusional menuju model akumulasi aset digital jangka panjang.
Reli Saham Treasury Ether di Tengah Pemulihan Terbatas Pasar
Pada perdagangan Senin, saham perusahaan treasury aset digital (Digital Asset Treasuries/DAT) mencatat penguatan yang melampaui kenaikan total kapitalisasi pasar kripto yang hanya bertambah sekitar 2,1% dalam 24 jam terakhir. BitMine memimpin penguatan dengan lompatan hampir 20%, membawa harga sahamnya dari kisaran di bawah US$27 menembus US$31 hingga penutupan pasar, sekaligus mempertahankan momentum pada sesi after-hours seiring kenaikan harga Ether.
Meski sempat terkoreksi tajam sejak puncak pasar kripto awal Oktober dan kehilangan sekitar 50% nilai dari level tertingginya, saham BitMine masih menunjukkan performa jangka panjang yang impresif dengan kenaikan sekitar 630% sejak implementasi strategi akumulasi Ether pada akhir Juni.
Di posisi berikutnya, SharpLink Gaming — sebagai DAT kedua terbesar berbasis Ether — mencatat kenaikan hampir 6% dengan harga saham melampaui US$10, sementara Strategy milik Michael Saylor menguat sekitar 5% dan ditutup di level US$179.
Komentar dari investor makro Ted Pillows menyoroti potensi dampak luas dari pergerakan ini. Ia menegaskan bahwa saham perusahaan treasury Ethereum belum menunjukkan tanda pembentukan dasar harga, dan pembalikan arah pada saham-saham tersebut berpotensi memicu perubahan tren signifikan pada harga ETH.
BitMine Capai 3% Suplai Ether Global
Di balik reli saham tersebut, fundamental BitMine turut memperkuat kepercayaan pasar. Perusahaan ini kini menguasai sekitar 3% dari total pasokan Ether global, sebuah pencapaian strategis yang dinilai mendekati target internal yang disebut sebagai “Alchemy of 5%”.
Saat ini, BitMine memegang sekitar 3,63 juta ETH dengan estimasi nilai mencapai US$10,6 miliar. Dalam periode koreksi pasar, perusahaan justru memanfaatkan momentum untuk memperbesar kepemilikan, termasuk pembelian tambahan sebesar 69.822 ETH hanya dalam sepekan terakhir.
Ketua BitMine, Tom Lee, menegaskan bahwa strategi akumulasi ini mencerminkan keyakinan jangka panjang perusahaan terhadap Ethereum, berbeda dengan perilaku investor ritel yang cenderung melakukan penjualan panik saat volatilitas meningkat.
Dari sisi struktur kepemilikan, minat institusi menunjukkan lonjakan drastis. Data yang mengacu pada laporan Nasdaq mengindikasikan kepemilikan institusional BitMine melonjak dari 6% menjadi 31,7% hanya dalam 13 hari, memperkuat posisi perusahaan sebagai magnet investasi jangka panjang di sektor kripto.
Pemulihan ETH Masih Tertahan Tekanan Teknis
Harga Ether sendiri mencatat pemulihan moderat sekitar 3% dalam 24 jam terakhir, sempat menyentuh level intraday tertinggi di sekitar US$2.980 sebelum kembali melemah tipis akibat tekanan resistensi. Meski demikian, ETH masih berada sekitar 41% di bawah rekor tertingginya di US$4.946 yang tercapai pada Agustus lalu.
Tom Lee menilai pelemahan harga kripto dalam sepekan terakhir berkaitan dengan penurunan likuiditas sejak pertengahan Oktober serta kondisi teknikal yang masih rapuh. Faktor ini membuat pemulihan berlangsung hati-hati meski minat institusional terus meningkat.
Perkembangan tersebut menunjukkan kontras yang semakin tajam antara perilaku investor ritel dan institusi. Di saat pasar ritel memilih pendekatan defensif, perusahaan treasury besar justru mengonsolidasikan posisi sebagai pemain strategis dalam ekosistem Ethereum, memperkuat narasi bahwa akumulasi terukur kini menjadi salah satu pendorong utama stabilitas sektor kripto global.