dark

Solana Bangkit di Tengah Rebound Pasar Kripto, Namun Jalur ke US $160 Masih Dipenuhi Keraguan

Pemulihan Harga Belum Menandakan Pembalikan Tren yang Kokoh

Solana (SOL) sempat menunjukkan sinyal pemulihan seiring reli pasar kripto global, dengan harga bergerak mendekati area US$140. Meski demikian, momentum tersebut belum cukup untuk mengubah sentimen jangka pendek yang masih rapuh. Dalam periode 30 hari terakhir, SOL tercatat masih terkoreksi sekitar 30%, menjadikannya salah satu aset yang tertinggal dibandingkan performa altcoin utama lainnya.

Kondisi ini mendorong pelaku pasar untuk kembali mempertanyakan apakah kenaikan menuju area US$160 realistis dalam waktu dekat atau sekadar reli sementara yang bersifat korektif.

Tekanan Derivatif Menggambarkan Minimnya Keyakinan Trader

Data pasar derivatif menunjukkan lemahnya minat leverage terhadap SOL. Tingkat pendanaan (funding rate) pada kontrak futures perpetual berada di zona negatif, mengindikasikan dominasi posisi yang mengantisipasi penurunan harga. Dalam kondisi normal, indikator ini umumnya berada di kisaran 6% hingga 12%, mencerminkan keseimbangan antara posisi long dan short.

Lebih lanjut, total open interest kontrak futures SOL mengalami penurunan sekitar 27% dalam 30 hari terakhir, yang mengonfirmasi berkurangnya partisipasi spekulatif dan kehati-hatian pelaku pasar terhadap potensi kenaikan lanjutan.

Premi kontrak futures bulanan terhadap harga spot bahkan menyentuh level 0%, suatu kondisi yang secara historis kerap diasosiasikan dengan sentimen sangat pesimistis dan minimnya eksposur bullish.

Faktor Makro dan Kompetisi Altcoin Membebani Kinerja

Tekanan terhadap SOL juga diperparah oleh ketidakpastian ekonomi makro Amerika Serikat. Melemahnya data ketenagakerjaan serta meningkatnya ketergantungan pasar terhadap valuasi sektor kecerdasan buatan menciptakan atmosfer investasi yang semakin berhati-hati. Pernyataan otoritas industri yang menilai belum adanya acuan pasti dalam menilai valuasi AI turut menambah skeptisisme investor global.

Di sisi lain, persaingan aliran dana institusional semakin ketat menyusul peluncuran ETF berbasis XRP di AS. Produk serupa yang dikaitkan dengan Litecoin dan Chainlink turut mempersempit ruang manuver Solana dalam menarik modal besar.

Fundamenta Jaringan Mengalami Kontraksi Signifikan

Dari sisi on-chain, performa jaringan Solana belum sepenuhnya mendukung narasi pemulihan harga. Total Value Locked (TVL) tercatat turun menjadi sekitar US$10,5 miliar, atau menyusut 20% dibandingkan sebulan sebelumnya. Pendapatan jaringan dari biaya transaksi mingguan juga berada di level terendah sejak Mei, menandakan perlambatan aktivitas ekonomi di dalam ekosistem.

Sebagai perbandingan, penurunan biaya transaksi mingguan Ethereum dalam periode yang sama hanya sekitar 5%, mempertegas tekanan relatif yang dihadapi Solana.

Aktivitas Pengguna Tetap Tinggi, Namun Belum Menjadi Katalis

Di tengah tekanan tersebut, Solana masih mempertahankan posisi teratas dalam jumlah alamat aktif dan volume transaksi, unggul jauh dari BNB Chain sebagai pesaing terdekat. Data menunjukkan adanya peningkatan aktivitas sekitar 13% di jaringan Solana, sementara Ethereum justru mengalami penurunan sekitar 15%.

Meski mencerminkan basis pengguna yang solid, peningkatan ini belum cukup kuat untuk mengubah persepsi pasar atau memicu reli berkelanjutan tanpa dukungan fundamental finansial dan derivatif yang lebih kuat.

Potensi Short Squeeze Masih Terbuka, Namun Bersyarat

Sejak menyentuh level terendah di sekitar US$121,50, SOL telah rebound sekitar 14%, suatu pergerakan yang membuka peluang terjadinya short squeeze menuju kawasan US$160. Namun, skenario tersebut hanya akan terwujud jika terdapat lonjakan nyata dalam kepercayaan investor, konsistensi aliran modal, serta perbaikan signifikan pada metrik derivatif dan pendapatan jaringan.

Tanpa katalis baru yang mampu mengubah dinamika pasar, pergerakan harga SOL berpotensi tetap terbatas dan rentan terhadap tekanan koreksi lanjutan.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Adopsi Negara Berdaulat Dinilai Berpotensi Mengubah Lanskap Bitcoin

Next Post

ETF XRP Resmi Melantai di NYSE Arca, Harga Melonjak Seiring Menguatnya Minat Institusional

Related Posts
Total
0
Share