Arus perpindahan aset kripto dalam jumlah masif sedang membanjiri bursa. Laporan dari CryptoQuant mengungkap bahwa jumlah transaksi deposit altcoin ke berbagai bursa menembus angka 78.000 kali dalam rentang waktu tujuh hari per tanggal 28 September. Angka ini mencatat lonjakan 160% dibandingkan data pada 14 September yang hanya berada di level 29.800 transaksi.
Lonjakan deposit ini melibatkan lebih banyak pelaku pasar. Data CryptoQuant memperlihatkan jumlah alamat unik yang mengirimkan altcoin ke bursa melonjak hampir tiga kali lipat. Dari yang awalnya hanya 17.600 alamat pada pertengahan bulan, melesat menjadi 51.600 alamat dalam periode yang sama. Kenaikan aktivitas deposit ini juga bersifat luas, yang berarti arus masuk berasal dari berbagai aset altcoin dan bukan didorong oleh satu proyek saja.
Intensitas pengiriman altcoin ke bursa saat ini telah menyamai rekor yang terjadi pada bulan Oktober 2025. Periode itu bertepatan dengan momen saat Bitcoin sedang meroket dan menembus rekor harga tertingginya atau all-time high yang terakhir.
Sinyal Jual di Balik Kenaikan Deposit
Tingginya antrean pasokan altcoin yang masuk ke bursa ini langsung memicu peringatan dari para analis. Perpindahan aset kripto dari dompet pribadi menuju bursa memiliki pola historis yang jelas dan jarang bermakna penumpukan biasa.
“Ketika holder memindahkan koin ke bursa, biasanya mereka berniat menjual,” jelas analis CryptoQuant dalam peringatannya. Mereka menegaskan bahwa inflow altcoin ke bursa saat ini benar-benar meledak ke level yang tidak pernah terlihat sejak Bitcoin mencapai puncak harganya.
Ancaman tekanan jual massal ini datang persis setelah altcoin mulai menunjukkan tanda-tanda perlawanan terhadap Bitcoin. Pekan lalu, indikator Altcoin Cycle Signal dari Glassnode mengeluarkan data yang mengunggulkan performa altcoin atas Bitcoin.
Kinerja altcoin yang membaik itu menekan dominansi Bitcoin hingga merosot ke bawah batas 60%. Sementara itu, kelompok aset kripto yang berada di luar jajaran top 10 justru berhasil mengamankan pangsa pasar 9% dari total market cap keseluruhan pada 27 September. Pangsa ini adalah porsi penguasaan pasar tertinggi bagi altcoin menengah sejak Februari lalu.
๐ Baca JugaBitcoin Turun 4,3% Saat Yield Obligasi Tembus 5,20% - Tapi ETF Kripto Justru Tarik $2,39 Miliar
Koreksi di Tengah Tren Turun Harga
Gelombang perpindahan altcoin ke bursa ini beriringan dengan pergerakan mundur yang dialami Bitcoin. Aset kripto terbesar itu kembali turun setelah sempat melampaui level $87.000 pada perdagangan minggu lalu, sebuah level harga yang baru pertama kali terlihat lagi sejak bulan Januari.
Pasar kini menatap pasokan berlebih yang bersiaga di bursa. Kombinasi antara laju Bitcoin yang sedang tertahan dan puluhan ribu alamat yang menyetor altcoin mereka membuat pembeli harus bekerja keras menyerap pasokan itu agar harga tidak tertekan lebih dalam.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Bitcoin Turun 4,3% Saat Yield Obligasi Tembus 5,20% - Tapi ETF Kripto Justru Tarik $2,39 Miliar
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




