BitMine Immersion Technologies kini mengantongi 6.001.302 ETH atau setara 4,9% dari estimasi total pasokan Ether sebesar 122,1 juta ETH per Minggu (28/9). Perusahaan perbendaharaan ini tercatat memborong sekitar 259.000 ETH berdasarkan evaluasi terhadap 12 laporan mingguan sejak 13 Juli hingga 28 September. Praktik pembelian berulang itu menghasilkan laju akumulasi rata-rata 21.600 ETH setiap minggunya.
Target penguasaan 5% pasokan setara dengan kepemilikan sekitar 6,105 juta ETH, sehingga menyisakan celah sebesar 103.700 ETH bagi BitMine untuk mencapai batas itu. Dengan mempertahankan kecepatan beli saat ini, perusahaan membutuhkan waktu sekitar 4,8 pekan untuk menutup selisih koin itu. Proyeksi akumulasi mingguan menempatkan BitMine pada jalur untuk menguasai 5% pasokan Ether pada awal November 2026.
Mengerem Porsi Lewat Penjualan Imbal Hasil
Chairman BitMine Tom Lee memandang kepemilikan di atas 5% tetap masuk akal seiring meluasnya adopsi korporasi di masa depan. Meski demikian, dewan direksi baru akan mengevaluasi kebijakan batas kepemilikan aset perusahaan pada 2027.
Jika evaluasi itu memutuskan perusahaan harus bertahan di kisaran 5%, Lee menyebut BitMine mulai menjual imbal hasil yang mereka peroleh dari staking rewards. Opsi penjualan ini mencegah rasio penguasaan mereka membengkak tanpa mengharuskan perusahaan melepas aset pokok.
Pendapatan Validasi Menopang Kinerja Keuangan
Layanan staking institusional milik mereka, MAVAN, kini mengelola aset kripto senilai lebih dari $2 miliar yang datang murni dari klien eksternal.
Pada kuartal yang berakhir 31 Mei, BitMine membukukan pendapatan $45,7 juta dari aktivitas validasi dan staking Ether. Nominal itu mendominasi porsi 98% dari total pendapatan perusahaan sebesar $46,5 juta. Bagi komunitas Ethereum, model bisnis institusional ini memunculkan skenario baru: perusahaan tidak perlu membuang koin utama mereka ke pasar untuk menopang operasi harian, yang berpotensi terus mengunci pasokan beredar di masa mendatang.
📌 Baca JugaVitalik Buterin Sebut Hegotá 2027 Jadi Fork ‘Normal’ Terakhir Ethereum - Transisi Komputer Dunia Dimulai
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




