๐Ÿ“… Rabu, 30 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Gubernur Fed Desak Bunga Naik Lagi, Peluang Oktober Runtuh ke 49% - Tapi Bitcoin Punya Cerita Lain

Gubernur Fed Desak Bunga Naik Lagi, Peluang Oktober Runtuh ke 49% - Tapi Bitcoin Punya Cerita Lain

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Para petinggi bank sentral Amerika Serikat mulai menyuarakan pandangan berbeda terkait arah kebijakan moneter tahun ini. Gubernur The Fed Michael Barr, saat berbicara di Detroit Economic Club pada 29 September 2026, meminta penyesuaian kebijakan lanjutan untuk memastikan laju inflasi kembali ke target 2% tepat waktu.

Tuntutan itu datang kurang dari dua pekan setelah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) beraksi pada pertemuan 16 September. Saat itu, komite menetapkan kenaikan target tingkat dana federal sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4% lewat keputusan suara bulat 12-0.

Namun desakan kuat Barr langsung diimbangi oleh Presiden The Fed New York John Williams. Williams sepakat bahwa satu kenaikan lagi tetap menjadi skenario acuan untuk sisa tahun ini, tetapi menilai dewan gubernur bisa mengambil waktu untuk mengkaji data terbaru. Menurutnya, tidak ada urgensi untuk memaksakan kenaikan pada bulan Oktober.

Peluang Oktober Menyusut ke 49%

Komentar Williams yang lebih longgar mengubah ekspektasi para pelaku pasar keuangan. Data instrumen CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada bulan Oktober jatuh ke 49,3% pada Selasa sore, merosot dari peluang 70,9% yang tercatat pada hari Senin.

The Fed kini cuma menyisakan dua jadwal pertemuan di tahun 2026, yang jatuh pada 27-28 Oktober serta pertemuan penutup di bulan Desember.

Barr merinci tingginya biaya energi dan lonjakan permintaan terkait infrastruktur kecerdasan buatan (AI) sebagai dua sumber tekanan harga. Kondisi makro itu ikut diperparah oleh ketidakpastian konflik di Timur Tengah yang terus mengaburkan proyeksi pasokan energi global.

Menurut catatan Barr, hanya ada dua bulan dari 20 bulan terakhir yang laporannya sejalan dengan target inflasi pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti sebesar 2%. Inflasi PCE tahunan per Juli 2026 tertahan di level 3,7%, sama dengan posisi bulan Juni. Para investor kini menantikan data inflasi bulan Agustus yang dijadwalkan terbit pada 30 September.

Mesin Bakal Saling Bayar Sendiri - ECB Mulai Uji Coba Transaksi AI Euro Digital 2027๐Ÿ“Œ Baca JugaMesin Bakal Saling Bayar Sendiri - ECB Mulai Uji Coba Transaksi AI Euro Digital 2027

Anomali Bitcoin di Tengah Tekanan Makro

Ketidakpastian kebijakan ini menahan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) di dekat rekor tertingginya, setelah indikator itu naik ke level 5,20% dari posisi 4,95%.

Tingginya imbal hasil obligasi dan pengetatan suku bunga biasanya menekan pasar aset, tapi laporan riset analis BitGo Greg Cipolaro mencatat pergerakan berbeda. Keputusan The Fed menaikkan suku bunga bulan September, yang datang bersamaan dengan kemunduran proses legislasi RUU kripto CLARITY Act, justru gagal memicu aksi jual Bitcoin yang berkepanjangan.

Pasar aset digital mulai memperlihatkan daya tahannya. Saat para pembuat kebijakan berdebat menentukan laju perlawanan inflasi, pemegang Bitcoin merespons tekanan makroekonomi dengan menolak menjual aset mereka secara panik.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Kucuran Dana $104 Juta Masuk ke Kripto dalam Sepekan - Fokus Utamanya Ternyata Stablecoin dan Solana


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share