Tim pengembang NEAR Intents menyatakan telah mengidentifikasi individu di balik pencurian dana senilai $3,8 juta yang melanda protokol mereka. Temuan ini menjadi pembaruan status penyelidikan sejak insiden pembobolan pertama kali meledak pada Kamis, 1 Oktober 2026, dan membuka jalan bagi upaya penarikan kembali aset dari tangan pelaku.
General Manager NEAR Intents, Alex Shevchenko, langsung mengkonfrontasi tersangka lewat sebuah pesan terbuka di platform X. “We have identified you, sir,” tulis Shevchenko. Ia menjatuhkan ultimatum 48 jam bagi sang pelaku untuk memulangkan seluruh uang curian lewat jalur pengungkapan yang bertanggung jawab atau responsible disclosure, sebagai upaya meredam eskalasi lebih jauh.
Shevchenko tidak membiarkan pelaku kebingungan mencari jalan pengembalian. Ia membagikan tiga alamat dompet terpisah ke publik, yang disiapkan khusus untuk menerima setoran pengembalian dalam wujud Bitcoin, BNB, dan Solana.
Jejak Dana di KuCoin
Pengungkapan identitas peretas berjalan beriringan dengan laporan aliran aset dari investigator blockchain ZachXBT. Analisis on-chain miliknya mencatat pelaku memindahkan sebagian uang ke bursa KuCoin, lalu menjembatani porsi lainnya masuk ke jaringan Bitcoin.
Pencurian itu berawal dari masalah keamanan di infrastruktur inti protokol. Sebelum pengumuman soal identitas tersangka keluar, manajemen NEAR Intents lebih dulu menghentikan seluruh layanan jaringan guna mencegah terkurasnya sisa aset.
Tim teknis mematikan sistem tepat setelah mendeteksi keberadaan bug. Celah itu bersarang di dalam interaksi antara infrastruktur deposit dan penarikan Omni dengan smart contract milik NEAR Intents, titik lemah yang kemudian ditembus peretas.
๐ Baca JugaHacker Modal $553 Cetak 36,9 Juta Koin Palsu - Zano Terpaksa Putar Balik Blockchain Sebulan Penuh
Ganti Rugi Nasabah
Insiden awal Oktober itu menunda operasional protokol dan membiarkan nasabah dalam ketidakpastian. Di tengah proses negosiasi dan pengejaran yang masih berlangsung, manajemen merilis janji untuk mengganti penuh dana para pengguna yang terpengaruh oleh eksploitasi.
Kebijakan penggantian uang nasabah langsung diberlakukan tanpa menunggu batas waktu ultimatum peretas berakhir. Langkah itu mengamankan posisi pengguna selagi tim terus memburu pihak yang bertanggung jawab atas serangan senilai jutaan dolar itu.
Dilansir dari Cointelegraph.
Sebelumnya: Peretas Jebol Infrastruktur NEAR Intents $3,8 Juta - Layanan Lintas Jaringan Dibekukan Total
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




