Regulator keuangan Jerman, BaFin, resmi menolak aplikasi lisensi MiCA dari futurum bank AG. Anak usaha Bitcoin Group SE itu mengoperasikan Bitcoin.de, platform dengan lebih dari 1,1 juta pengguna terdaftar yang kini terpuruk. Keputusan regulator turun setelah proses perizinan berjalan lebih dari 15 bulan sejak pengajuan awal pada 27 Juni 2025.
Dampaknya langsung membekukan akses para nasabah. Layanan trading di Bitcoin.de hampir seluruhnya terhenti sejak 12 Juni 2026 demi menunggu izin otoritas. BaFin beralasan kesiapan implementasi dan infrastruktur operasional futurum bank tidak memadai untuk mendapat otorisasi penuh.
Mencari Jalan Memutar Lewat Pihak Ketiga
CEO Bitcoin Group Moritz Eckert menyebut putusan regulator itu sebagai kemunduran. Pihaknya menolak penilaian BaFin dan tengah mengkaji berbagai opsi lanjutan. Perusahaan menimbang langkah hukum lewat pengajuan keberatan resmi atau memulai proses aplikasi MiCA baru.
Menghadapi penolakan itu, futurum bank merancang skema bisnis bersama perusahaan yang sudah terregulasi di Jerman. Satu mitra akan bertindak sebagai counterparty transaksi, sementara pihak kedua mengurus kustodian aset kripto pelanggan. Nama kedua entitas pengganti itu belum dibuka ke publik.
Eckert menargetkan pemulihan alur trading dalam beberapa minggu ke depan melalui rilis aplikasi Bitcoin.de yang dibangun ulang. Platform yang mengawali sejarah sebagai bursa peer-to-peer ini tengah bertransformasi menjadi pialang. Cetak biru produk mereka menjanjikan transaksi di lebih dari 100 mata uang kripto, fitur swap, program tabungan, hingga layanan staking.
Harga Mahal Jeda Operasional
Penghentian transaksi memukul keuangan perusahaan sepanjang enam bulan pertama 2026. Pendapatan anjlok ke level โฌ1,59 juta, merosot tajam dari capaian โฌ3,78 juta pada rentang waktu yang sama tahun lalu. Laporan keuangan mencatat rugi EBITDA mencapai โฌ3,25 juta, memburuk tiga kali lipat dibanding rugi โฌ1 juta pada semester pertama 2025.
๐ Baca JugaKandidat Kongres AS Dilarang Taruhan di Pemilu Sendiri - RUU Baru Muncul Usai 4 Politisi Didenda Kalshi
Tingkat permodalan perusahaan sejauh ini masih menahan susutnya kas. Sampai penutupan 30 Juni 2026, Bitcoin Group memegang aset kripto bersih senilai โฌ199 juta dengan rasio ekuitas di angka 71,8%.
Jerman sendiri berstatus sebagai salah satu pasar MiCA terbesar di Uni Eropa dengan 79 penyedia layanan kripto legal per akhir Agustus. Ketika puluhan kompetitor bisa berburu nasabah baru, Bitcoin.de memilih menyewa perusahaan lain demi mengaktifkan kembali mesin transaksi yang telanjur mati suri. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Zcash Bayar Pelobi $750.000 untuk Masuk Washington - Misi Pertahankan Koin Privasi Dimulai
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




