SBI Holdings resmi menjadikan Bitbank sebagai anak perusahaan penuh pada 1 Oktober 2026. Akuisisi senilai ¥46,7 miliar itu mencakup pemindahan kepemilikan saham serta alokasi modal baru. Prosesnya mencapai final ketika Bitbank membeli kembali sisa saham dari tangan MIXI dan Ceres, yang menutup rangkaian kesepakatan panjang yang sudah dirintis sejak awal tahun ini.
Penyatuan kedua perusahaan ini merombak struktur kepemilikan tanpa menyentuh layanan pengguna.
Saling Tukar Kursi Pimpinan
Unit bisnis SBI, SBICAH GK, membeli 53.704 saham Bitbank langsung dari CEO Noriyuki Hirosue beserta beberapa pemegang saham lain. Sebagai langkah lanjutan, Bitbank menerbitkan 48.952 saham baru yang dialokasikan khusus untuk SBICAH lewat skema penempatan pihak ketiga. Seiring dominasi baru grup SBI, tiga direktur eksternal memilih mundur dari dewan direksi Bitbank, yaitu Satoshi Takagi, Nobuhiro Kanayama, dan Masaya Kubota.
Kendati menyerahkan kendali atas porsi kepemilikan saham, Noriyuki Hirosue tetap mempertahankan posisinya. Ia meneruskan jabatan sebagai direktur perwakilan, presiden, dan CEO dari bursa Bitbank. Ia juga menduduki posisi baru sebagai direktur eksternal di SBI VC Trade. Pertukaran pejabat ini terjadi dua arah. Tomohiko Kondo, yang memimpin SBI VC Trade sebagai presiden sejak Juni 2023, kini masuk ke dewan direksi Bitbank. Seluruh layanan perdagangan bagi nasabah Bitbank beroperasi normal seperti biasa.
Deretan Belanja Bursa dan Stablecoin
Bergabungnya Bitbank memperpanjang rentetan investasi kripto SBI sepanjang tahun 2026. Enam bulan sebelumnya, korporasi ini sudah menuntaskan penyerapan bursa Bitpoint Japan ke dalam naungan entitas SBI VC Trade pada bulan April. Konsolidasi lokal itu berjalan bersama ekspansi global. Pada bulan Juli, SBI memimpin putaran pendanaan Seri C senilai $76 juta untuk EDX Markets, platform bursa aset digital khusus investor institusional.
Selain mengakuisisi bursa kripto, perusahaan memperluas pengujian infrastruktur token. Pada September 2026, SBI menggandeng Kyobo Life Insurance merampungkan uji coba pengiriman uang lintas batas. Proyek itu menggunakan representasi stablecoin yen dan won yang berjalan di jaringan Canton Network. Di pasar domestik Jepang, SBI VC Trade mendapat restu resmi dari regulator untuk menjadi distributor stablecoin Ripple USD (RLUSD).
📌 Baca JugaSimpanan BTC Pengguna OKX Naik 4% Bulan Ini - Tapi Total Aset Utama Bursa Susut ke $27,4 Miliar
Babak Baru Pasar Jepang
Penguasaan penuh atas Bitbank memperkuat posisi grup SBI di pasar aset digital Jepang. Nasabah ritel kini melihat ekosistem kripto domestik yang bergeser perlahan dari berbagai bursa independen menuju sentralisasi kekuatan di tangan institusi keuangan tradisional.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Audit Big Four Tuntas, RedotPay Maju Terus Menuju IPO AS $5 Miliar - Tepis Rumor Penundaan
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




