Arthur Hayes, salah satu pendiri bursa BitMEX dengan akun X @CryptoHayes, menyetor 2.364,38 ETH ke dua platform penyedia likuiditas kripto, yakni Cumberland dan Galaxy Digital. Dari penyetoran ini, ia menerima 4,3 juta USDC. Transaksi pelepasan aset yang berjalan di harga $1.821 per keping ETH ini membuat Hayes menanggung rugi sebesar $241.000, atau menyusut 5,3% dibandingkan dengan harga modal ketika ia membelinya dahulu.
Menurut laporan pelacakan data on-chain dari akun @lookonchain, manuver Hayes kali ini meneruskan pola berulang yang kerap ia lakukan, yaitu membeli di harga atas dan menjualnya di harga bawah. Laporan itu menyoroti fakta bahwa Hayes sebelumnya pernah memborong hingga total 7.213 ETH. Dari tumpukan aset itu, ia kini memutuskan untuk melepas sepertiganya ke pasar dan rela membukukan kerugian secara terbuka.
Manuver Berlawanan dari Kubu Tom Lee
Hanya berselang jam dari aksi potong rugi Hayes, Bitmine - perusahaan yang berafiliasi dengan Tom Lee, salah satu pendiri Fundstrat Global Advisors pemegang akun X @fundstrat - mengambil langkah yang berseberangan 180 derajat. Sebuah dompet baru yang mengelola dana entitas itu menerima suntikan 10.464 ETH dari bursa institusional FalconX, sekitar sembilan jam sebelum laporan @lookonchain dirilis ke publik.
Pembelian yang dilakukan Bitmine ini menelan biaya hingga $19,48 juta. Dengan membagi nilai transaksi terhadap jumlah koin yang masuk ke dompet, kubu Tom Lee masuk ke pasar Ethereum di kisaran harga $1.860 per keping. Angka masuk ini sedikit lebih tinggi dari harga yang didapat Hayes saat menjual koinnya di hari yang sama.
Dua pemain veteran di industri kripto ini praktis mengambil jalan yang saling bertabrakan. Saat satu pihak memilih mengamankan likuiditas dengan keluar pasar meski rugi, pihak lainnya justru mengucurkan dana belasan juta dolar untuk mengakumulasi aset yang sama.
Silang Pendapat Pemilik Modal
Divergensi arah investasi yang mencolok antara kubu Hayes dan Lee merefleksikan perdebatan yang memang sedang terjadi di kalangan institusional tentang masa depan Ethereum dalam jangka menengah. Tidak ada suara bulat di antara mereka; satu sisi melihat alasan logis untuk keluar posisi secepatnya, sementara sisi lainnya melihat harga saat ini sebagai rentang akumulasi yang ideal.
📌 Baca JugaEthereum Gagal Tembus $2.000 - Tertahan Sinyal The Fed, Konflik Iran, dan Arus Keluar ETF $18 Juta
Bagi pelaku pasar eceran, benturan strategi antar tokoh ini menegaskan bahwa tidak ada pemain besar yang selalu bertindak seragam. Saat tokoh sekaliber Hayes merelakan kerugian dan melempar koinnya ke pasar, tokoh seperti Lee justru melihat hal itu sebagai waktu yang tepat untuk berbelanja.
Dilansir dari @lookonchain di X.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




