📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID

Collateral (Kripto)

Collateral (Kripto) adalah aset digital yang didepositokan sebagai jaminan saat mengajukan pinjaman di platform kripto. Jaminan ini berfungsi meminimalkan risiko bagi pemberi pinjaman jika peminjam gagal bayar. Jika nilai jaminan turun drastis atau peminjam tidak melunasi utangnya, aset tersebut akan disita secara otomatis untuk melunasi pinjaman tersebut.

🔊 Cara baca: ko-la-te-ral

Penjelasan

Collateral bekerja melalui kontrak pintar (smart contract) di dalam jaringan blockchain. Ketika pengguna ingin meminjam dana dari protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi), mereka harus mengunci sejumlah aset kripto terlebih dahulu. Kontrak pintar ini bertindak sebagai pihak ketiga tepercaya yang menahan jaminan dan memastikan proses pinjam-meminjam berjalan dengan adil tanpa perantara manusia.

Berbeda dengan sistem perbankan tradisional yang bisa memberikan pinjaman tanpa jaminan (seperti kartu kredit), pasar kripto sangat bergantung pada collateral karena sifatnya yang anonim. Karena pemberi pinjaman tidak mengetahui identitas asli peminjam, jaminan aset kripto menjadi satu-satunya cara untuk menjamin keamanan dana yang dipinjamkan.

🇮🇩 Konteks Indonesia

Di Indonesia, aktivitas pinjam-meminjam dengan collateral kripto lewat DeFi belum diatur secara spesifik oleh OJK/Bappebti, karena regulasi saat ini lebih fokus pada transaksi jual-beli komoditas kripto di exchange terdaftar. Secara budaya, konsep ini sangat mirip dengan sistem gadai emas di Pegadaian yang sudah sangat akrab bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan dana segar secara cepat tanpa syarat administratif yang rumit.

Contoh

Bayangkan kamu ingin menyewa sepeda gunung mahal di tempat wisata. Pemilik toko tidak mengenalmu, jadi mereka meminta kamu meninggalkan uang jaminan sebesar dua kali lipat nilai sewa sepeda tersebut sebagai collateral. Jika kamu mengembalikan sepeda dalam kondisi baik, uang jaminanmu dikembalikan utuh. Namun, jika kamu merusak sepeda tersebut atau tidak kembali, pemilik toko akan memakai uang jaminan tersebut untuk membeli sepeda baru.

💡 Fakta Menarik: Pada masa krisis pasar kripto pertengahan 2022, nilai collateral bernilai miliaran dolar AS terlikuidasi secara otomatis hanya dalam hitungan hari akibat penurunan harga Ethereum yang sangat cepat.
⚠️ Salah Kaprah Umum: Banyak orang mengira nilai collateral kripto yang dijaminkan harus selalu sama dengan jumlah uang yang dipinjam, padahal nilainya harus jauh lebih besar untuk mengantisipasi penurunan harga yang mendadak.

Apa yang terjadi jika nilai collateral turun drastis?

Jika harga pasar aset jaminan turun di bawah batas aman yang ditentukan (threshold), kontrak pintar akan otomatis menjual jaminan tersebut dalam proses yang disebut likuidasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemberi pinjaman tidak rugi akibat penurunan nilai aset jaminan.

Apakah kita bisa mengambil kembali collateral kita?

Ya, jaminan tersebut dapat diambil kembali sepenuhnya setelah peminjam melunasi seluruh jumlah utang beserta bunga yang disepakati. Selama masa pinjaman berjalan, aset jaminan akan tetap terkunci dan tidak bisa digunakan untuk bertransaksi.

🧠 Uji Paham

Istilah Terkait

← Kembali ke Glosarium A-Z

Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.

🔗 Sematkan di Situsmu

Blogger/media lain boleh pasang kartu definisi ini di situs sendiri (gratis, ada link balik ke sini):

Cara mengutip: "Collateral (Kripto)." Glosarium Kripto Kabar Bitcoin. Diakses 18 Juli 2026, dari https://kabarbitcoin.com/glosarium/collateral/
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.