๐Ÿ“… Kamis, 1 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Bitcoin Naik 42,5% Sepanjang Q3 - Tapi Bitfinex Sebut Reli Lanjutan Butuh Suntikan Spot $190 Juta per Hari

Bitcoin Naik 42,5% Sepanjang Q3 - Tapi Bitfinex Sebut Reli Lanjutan Butuh Suntikan Spot $190 Juta per Hari

Bitcoin mencatat kenaikan 42,5% pada kuartal ketiga 2026 - performa Q3 terkuat kedua sejak 2013. Tapi rekor ini datang berbarengan dengan peringatan dari laporan analisis Bitfinex Alpha pada 30 September 2026: reli lanjutan tidak bisa lagi mengandalkan posisi leverage dari trader berjangka. Pasar kini membutuhkan permintaan spot yang jauh lebih kuat untuk mendaki lebih tinggi.

Data bursa derivatif memperlihatkan volatilitas opsi mendekati titik terendahnya dalam satu tahun terakhir. Open interest berdenominasi Bitcoin mandek saat harga bergerak, menandakan pelaku pasar berjangka menahan diri untuk membangun eksposur baru. Laporan Bitfinex menyebut rendahnya leverage ini memang mempersempit ruang kejatuhan harga dari likuidasi beruntun. “Namun itu tidak menciptakan pembeli,” tulis Bitfinex. “Pembeli itu harus datang dari pasar spot.”

Arus ETF Mulai Kehilangan Daya Serap

Aliran uang segar memang masuk lewat instrumen ETF Bitcoin spot yang mencatat arus bersih $3,08 miliar selama sembilan sesi berturut-turut. Data Farside Investors merinci bahwa $2,39 miliar dari jumlah itu masuk dalam rentang 21-25 September.

Angka tinggi ini terbentur oleh daya serap pasar yang menyusut. Rasio absorpsi ETF berbanding emisi penambang jatuh dari 25,6 kali pada 21 September menjadi 1,8 kali pada 29 September. Analis menetapkan batas rasio ini harus berada di atas 5 kali, setara dengan dana $190 juta per hari, sebagai target yang aman.

Apa yang Terjadi di Pasar Derivatif?

Di bursa Chicago Mercantile Exchange (CME), premi tahunan kontrak bulan Oktober berada di angka 5,1%. CME juga mencatat penurunan open interest sebesar 16.075 BTC ketika kontrak September mereka kedaluwarsa. Kondisi ini membuat sejumlah analis memetakan pertahanan harga jika pasar berbalik turun.

Kepala riset Bitget Wallet Lacie Zhang menempatkan rentang $81.500 hingga $83.000 sebagai zona support kritis Bitcoin saat ini. Menurutnya, arus keluar ETF selama beberapa sesi yang bertabrakan dengan naiknya yield obligasi 10-tahun Amerika Serikat bisa memicu penurunan lebih dalam jika Bitcoin jatuh menembus $82.000.

Pola Historis Sisakan Celah Kenaikan 8,9%

Meski dibayangi batas likuiditas, pola harga masa lalu meninggalkan jejak pergerakan yang bisa berulang. Sejak 2022, kondisi pasar dengan tingkat kedaluwarsa futures tinggi yang disertai premi terkompresi selalu mendahului kenaikan median Bitcoin sebesar 8,9% dalam siklus 30 hari berikutnya.

Strive Borong 6.106 BTC Senilai $490 Juta dalam Sebulan - Rata-rata Pembelian Sentuh $80.375๐Ÿ“Œ Baca JugaStrive Borong 6.106 BTC Senilai $490 Juta dalam Sebulan - Rata-rata Pembelian Sentuh $80.375

Laporan Bitfinex menetapkan angka 75% pasokan dalam status untung sebagai syarat pemulihan yang menandakan masuknya fase bull baru. Bagi para pemegang aset, angka-angka bursa derivatif ini menjadi sinyal jelas bahwa utang pasar mulai habis, dan reli berikutnya bergantung penuh pada uang tunai di pasar spot.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?

Baca juga: HANetf Rilis ETC Bitcoin Tanpa Risiko Dolar - Gandeng HSBC untuk Produk Kripto Berlindung Nilai Pertama


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share