Open Interest adalah jumlah total kontrak derivatif aktif, seperti futures atau opsi, yang belum diselesaikan atau ditutup oleh para pelaku pasar pada akhir hari perdagangan. Nilai ini mencerminkan total modal yang mengalir masuk ke pasar tersebut dan digunakan oleh para trader untuk mengukur likuiditas serta kekuatan tren harga yang sedang terjadi.
🔊 Cara baca: o-pen in-trest
Penjelasan
Bayangkan sebuah tempat penyewaan sepeda. Open Interest adalah jumlah sepeda yang saat ini sedang disewa oleh orang-orang dan belum dikembalikan ke toko. Angka ini tidak menghitung berapa kali sepeda keluar masuk sepanjang hari, melainkan fokus pada berapa banyak komitmen sewa yang masih aktif berjalan sekarang.
Jika angka ini terus bertambah, artinya semakin banyak orang yang tertarik dan masuk ke pasar untuk membuat kesepakatan baru. Sebaliknya, jika angkanya menurun, artinya orang-orang mulai mengembalikan sepeda mereka dan menyelesaikan urusan mereka.
Dalam perdagangan kontrak berjangka (futures) dan opsi kripto, Open Interest mengukur total kontrak yang masih terbuka dan aktif. Setiap kontrak melibatkan dua pihak, yaitu satu pembeli (long) dan satu penjual (short). Uniknya, satu kontrak aktif yang belum ditutup ini dihitung sebagai satu poin Open Interest, bukan dua.
Metrik ini sangat penting karena menunjukkan tingkat partisipasi dan aliran uang di pasar. Ketika Open Interest meningkat bersamaan dengan kenaikan harga aset kripto, hal itu menandakan adanya uang baru yang masuk untuk mendukung tren naik tersebut, sehingga memperkuat sinyal tren pasar.
Sebaliknya, jika harga naik namun Open Interest justru turun, kenaikan harga tersebut kemungkinan besar rapuh. Penurunan ini menandakan bahwa reli harga hanya didorong oleh penutupan posisi rugi (short covering) oleh para pedagang, bukan oleh minat beli baru dari luar.
Secara teknis, peningkatan Open Interest yang ekstrem disertai tingkat pendanaan (funding rate) yang positif dapat memicu kondisi rawan liquidation squeeze. Jika harga tiba-tiba berbalik arah secara drastis, para trader yang membuka posisi dengan leverage tinggi akan terpaksa menutup posisi mereka secara massal, menyebabkan pergerakan harga yang sangat agresif dalam waktu singkat.
🇮🇩 Konteks Indonesia
Di Indonesia, aktivitas perdagangan kontrak berjangka kripto yang memunculkan Open Interest ini harus dilakukan melalui platform exchange yang resmi terdaftar sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK). Seluruh aktivitas perdagangan komoditi kripto ini diawasi dalam masa transisi oleh OJK/Bappebti, dan setiap transaksi jual-beli yang diselesaikan oleh investor Indonesia akan dikenai pajak final sesuai ketentuan perpajakan nasional yang berlaku.
Contoh
Bayangkan alat perangkap ikan yang dipasang oleh para nelayan di sungai. Open Interest adalah jumlah total perangkap yang saat ini masih terpasang aktif di dalam air dan belum diangkat. Jumlah ini tidak memedulikan berapa banyak ikan yang sudah ditangkap sebelumnya, melainkan fokus pada berapa banyak komitmen perangkap yang masih aktif memburu hasil di sungai tersebut.
Apa perbedaan antara Open Interest dan Volume Perdagangan?
Volume mengukur total transaksi yang terjadi dalam periode tertentu, baik membuka maupun menutup posisi. Sementara itu, Open Interest hanya menghitung jumlah kontrak aktif yang masih terbuka dan belum diselesaikan pada satu waktu tertentu.
Apakah Open Interest yang tinggi selalu berarti harga kripto akan naik?
Tidak selalu. Open Interest yang tinggi hanya menunjukkan banyaknya modal aktif dan minat pasar, tetapi arah pergerakan harga bergantung pada apakah posisi yang dominan dibuka adalah posisi beli (long) atau posisi jual (short).
🧠 Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




