Saat pasar terombang-ambing oleh ketegangan geopolitik Selat Hormuz, BlackRock menepis kepanikan dengan sentimen kunci: penurunan harga Bitcoin hingga 50% belakangan ini hanyalah penyesuaian posisi pasar, bukan perubahan fundamental. Manajer aset terbesar di dunia itu menegaskan bahwa tesis investasi jangka panjang mereka terhadap aset kripto ini tetap utuh tanpa modifikasi.
Ketenangan pandangan institusi ini datang bersamaan dengan pemulihan angka yang perlahan terlihat di bursa terbuka. Tepat pada 18 Agustus 2026, Bitcoin naik dan menyentuh level $65.000 untuk pertama kalinya dalam seminggu terakhir, menutup sebagian luka dari aksi jual hari-hari sebelumnya.
Geopolitik Mereda, Pasar Kembali Bernapas
Kepanikan global mereda seiring datangnya sinyal kejelasan dari wilayah konflik Timur Tengah. Indeks saham S&P 500 rebound dari titik terendahnya dalam dua minggu terakhir di angka 7.696. Pembalikan arah ini dipicu langsung oleh konfirmasi Donald Trump bahwa jalur pelayaran strategis Selat Hormuz berada dalam kondisi terbuka dan beroperasi normal.
Tekanan geopolitik kawasan ini juga tidak serta-merta mengacaukan pasokan energi. Harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) turun 1% ke level $84 per barel, memberi kelegaan sesaat bagi prospek ketersediaan komoditas bahan bakar dunia.
Rekor Obligasi dan Arah Teknikal Selanjutnya
Meski ancaman dari luar negeri mereda, ekonomi Amerika Serikat masih berhadapan dengan tren makro yang berat. Imbal hasil obligasi 30 tahun baru saja menyentuh level 5,34%, menduduki posisi tertingginya semenjak Januari 2007. Analis dari BNY Mellon, Geoff Yu, menilai bahwa lonjakan yield ini merupakan imbas langsung dari sikap investor yang meminta kompensasi lebih tinggi sebagai bantalan terhadap risiko inflasi.
Di persimpangan sentimen makro inilah nasib pergerakan teknikal Bitcoin diuji. Trader Aksel Kibar memetakan munculnya pola reverse head-and-shoulders yang dapat memandu tren selanjutnya. Ia menargetkan peluang rebound menuju $76.000, asalkan level $62.300 dipertahankan kuat sebagai konfirmasi pola. Namun, apabila batas bawah itu jebol, Bitcoin berisiko meluncur turun menjemput angka $53.000.
๐ Baca JugaMetaplanet Kuasai Super League Pakai 2.100 BTC - Ubah Entitas Nasdaq Jadi Pintu Masuk Pasar Amerika
Sikap tenang para pengelola dana di tengah aksi jual panik mempertegas bedanya cakrawala waktu antar kelompok investor. Ketika berita harian mampu membalikkan harga dalam semalam, tesis investasi jangka panjang berfungsi sebagai sauh yang menahan kepanikan. Selama fundamental itu diyakini kuat, gejolak separuh harga hanyalah riak kecil dalam perjalanan panjang.
Dilansir dari @WatcherGuru di X.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




