📅 Senin, 3 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
DeFi Kingdoms Matikan DFKChain 28 Agustus - Saat Raksasa GameFi Gugur, Studio Indie Justru Meroket 772%

DeFi Kingdoms Matikan DFKChain 28 Agustus - Saat Raksasa GameFi Gugur, Studio Indie Justru Meroket 772%

Satu lagi raksasa dari siklus bull lalu resmi menyerah. DeFi Kingdoms mengumumkan rencana penutupan total DFKChain - blockchain khusus yang mereka bangun sebagai Avalanche Subnet - pada 28 Agustus 2026. Bagi pemain dan penyedia likuiditas yang masih menahan aset mereka di dalam ekosistem ini, jendela waktu untuk memindahkan dana kini tinggal hitungan minggu.

Langkah ini menutup buku bagi proyek yang dulunya menjadi patokan industri game Web3. Pada puncak siklus pasar 2021-2022, DeFi Kingdoms bukan sekadar permainan, melainkan entitas finansial yang mencatat total nilai terkunci (TVL) hingga ratusan juta dolar. Kala itu, mereka memimpin tren dengan gagasan bahwa game besar membutuhkan jaringan terdedikasi, bukan sekadar kontrak pintar yang menumpang di rantai umum.

Beban Rantai Mandiri dan Mundurnya Para Pionir

Membangun infrastruktur sendiri dulunya dianggap sebagai pencapaian tertinggi sebuah game kripto. Lewat DFKChain, DeFi Kingdoms memegang kendali penuh atas biaya gas dan kecepatan transaksi untuk para pemainnya. Namun, keputusan mematikan jaringan ini memicu perdebatan lama di kalangan pengembang: apakah model mengelola rantai sendiri benar-benar berkelanjutan dibandingkan meluncurkan game di jaringan umum yang sudah padat pengguna.

Gelombang penutupan ini sejalan dengan tren suram yang menyapu nama-nama besar lain sepanjang 2026. YGG Play, divisi dari Yield Guild Games yang dulu memelopori model beasiswa pemain, belum lama ini memutuskan keluar dari sektor gaming untuk beralih ke bisnis data kecerdasan buatan. Di sisi lain, studio tradisional sekelas Ubisoft juga dijadwalkan mematikan game Web3 mereka, Champions Tactics, pada Oktober mendatang. Ekosistem yang dulu menjadi ujung tombak adopsi kripto perlahan mulai pudar.

Anomali di Tengah Kejatuhan Raksasa

Meski pemain besar satu per satu mengibarkan bendera putih, aktivitas gaming blockchain tidak mati - ia hanya berganti wajah. Data menunjukkan sebuah anomali tajam: ketika proyek bermodal besar menyerah pada keadaan, volume dan aktivitas permainan independen atau game indie justru mencatat pertumbuhan hingga 772%. Angka ini menyoroti pergeseran selera pasar yang mulai meninggalkan ekosistem dengan ekonomi rumit, beralih ke proyek kecil yang berfokus pada kualitas bermain.

Aktivitas Game Indie Melompat 772% - Tapi Solana dan Polygon yang Menang di Balik Layar📌 Baca JugaAktivitas Game Indie Melompat 772% - Tapi Solana dan Polygon yang Menang di Balik Layar

Tumbangnya DFKChain menjadi bukti bahwa kejayaan masa lalu tak otomatis menjamin umur panjang di industri yang bergerak cepat ini. Pengguna aktif yang tersisa di DeFi Kingdoms kini hanya punya waktu sampai 28 Agustus untuk keluar, sebelum satu lagi peninggalan dari siklus bull lalu resmi ditutup selamanya.

Dilansir dari ababnews.com.

Baca juga: Apa Itu NFT dan Cara Kerjanya?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share