Senat AS kini hanya menyisakan lima hari kalender untuk mengesahkan rancangan undang-undang Crypto Clarity Act sebelum masa reses musim panas resmi dimulai. Jika palu gagal diketuk pekan ini, agenda dan siklus legislatif seputar kerangka kerja kripto bisa molor hingga berbulan-bulan ke depan.
Hambatan terbesar RUU ini berkisar pada detail aturan etika, khususnya perdebatan tentang pedoman bagi pejabat publik yang menerbitkan atau mensponsori aset digital. Sebuah draf revisi berisi kompromi etika terbaru kabarnya sudah mendarat di Gedung Putih untuk dinegosiasikan lebih lanjut. Melihat alotnya pembahasan, pelaku pasar di bursa prediksi Polymarket sebelumnya hanya menempatkan peluang lolosnya aturan ini di angka 25%.
Situasi politik di senat kian meruncing setelah Senator Schumer mengajukan usulan pembentukan agensi pengawas baru. Agensi ini dirancang khusus untuk menangani isu korupsi, dengan salah satu target bidikannya mencakup proyek venture kripto milik Donald Trump.
Guyuran Dana di Tengah Tahun Pemilu
Menghadapi batas waktu yang kian sempit, industri kripto membuka brankas pendanaan kampanye mereka. Jaringan PAC Fairshake, yang disokong oleh entitas besar seperti Coinbase dan Ripple, diestimasi menghabiskan dana lebih dari $82 juta sepanjang siklus pemilu 2026 ini.
Aliran dana ini langsung terasa di tingkat perwakilan daerah. Anggota DPR Shri Thanedar dari Michigan baru saja memenangkan dukungan senilai $2 juta dari Protect Progress, sebuah crypto PAC afiliasi Fairshake. Dana ini cair setelah Thanedar memberikan suara dukungannya untuk GENIUS Act dan CLARITY Act. Di distrik kongres ke-13 Michigan itu, sokongan $2 juta dari PAC kripto ini melampaui total belanja kampanye saingannya, McKinney, yang hanya mencatat $1,23 juta.
Sentimen Pasar Menjelang Garis Akhir
Di tengah ketidakpastian lobi politik, analis pasar justru membaca situasi ini sebagai celah peluang. Mengutip cuitan milkroaddaily, analis Tom Lee menyebut bahwa CLARITY Act sedang berada di ambang pintu keputusan. Ia berpendapat bahwa kondisi pasar kripto yang terasa mati dan sepi saat ini merupakan indikator klasik dari titik terendah harga (bottom).
📌 Baca JugaModal Kripto Korea Selatan Kabur 18 Bulan Tanpa Henti - Ironinya Demi Produk yang Dilarang di Bursa Lokal
Pergerakan harga aset mengkonfirmasi sentimen ini. Tom Lee mencatat bahwa sejak akhir Juni lalu, Ethereum membukukan kinerja yang melampaui kelompok saham memori dengan selisih 72 poin persentase. Ketika banyak investor menelan kerugian 40% akibat anjloknya saham-saham memori, pihak yang menahan posisi di ETH justru mengantongi keuntungan hampir 30%.
Lima hari ke depan akan menjadi ajang pembuktian apakah lobi jutaan dolar ini sanggup memaksa Senat mengambil keputusan sebelum mereka mengambil libur panjang. Jika tenggat waktu ini terlewat, regulasi kripto akan kembali masuk ke ruang tunggu panjang.
Dilansir dari @WatcherGuru di X.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




