Total Supply adalah jumlah keseluruhan koin atau token kripto yang telah diciptakan dan saat ini ada, baik yang sudah beredar di pasar maupun yang masih dikunci atau disimpan. Angka ini tidak menghitung koin yang sudah dimusnahkan atau dibakar secara permanen dari jaringan blockchain.
🔊 Cara baca: to-tal sa-plai
Penjelasan
Bayangkan sebuah toko kue yang membuat persediaan donat untuk hari ini. Toko tersebut membuat total 100 donat di dapurnya. Jumlah 100 donat ini adalah total supply. Dari 100 donat tersebut, 60 donat sudah dipajang di etalase toko untuk dijual, sedangkan 40 donat sisanya masih disimpan di dalam lemari dapur sebagai cadangan.
Jadi, meskipun tidak semua donat langsung terlihat oleh pembeli di depan toko, jumlah keseluruhan donat yang sudah selesai dipanggang dan ada di toko tersebut tetaplah 100 buah.
Total supply mencakup semua aset kripto yang sudah selesai dibuat atau dicetak melalui proses penambangan atau pembuatan awal. Ini mencakup koin yang sedang diperdagangkan bebas di pasar (circulating supply) ditambah dengan koin yang saat ini dikunci untuk kebutuhan tertentu, seperti dana cadangan developer atau hadiah staking.
Jumlah total supply bisa bertambah seiring waktu jika blockchain tersebut memiliki sistem inflasi yang mencetak koin baru secara berkala. Sebaliknya, angka ini juga bisa berkurang jika ada mekanisme pembakaran koin (coin burning), di mana koin dikirim ke alamat mati sehingga tidak bisa diakses lagi selamanya.
Dalam analisis tokenomics, total supply digunakan untuk menghitung nilai valuasi terdilusi penuh (fully diluted valuation atau FDV) suatu proyek kripto. Jika perbedaan antara circulating supply dan total supply sangat jauh, investor harus waspada terhadap potensi penurunan harga di masa depan saat koin-koin yang dikunci mulai dilepas (token unlock) ke pasar bebas.
🇮🇩 Konteks Indonesia
Di Indonesia, aset kripto dikategorikan sebagai komoditi yang diperdagangkan dan bukan alat pembayaran sah. Setiap Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) yang terdaftar resmi di bawah pengawasan OJK/Bappebti wajib menampilkan informasi total supply koin secara transparan di aplikasi mereka agar masyarakat yang bertransaksi jual-beli dan membayar pajak final dapat menilai kelayakan investasi komoditi tersebut dengan jelas.
Contoh
Bayangkan sebuah resep rahasia yang menghasilkan 10 stoples bumbu dapur. Sang koki membagikan 5 stoples kepada asistennya untuk langsung dipakai memasak, sedangkan 5 stoples lainnya disimpan di lemari es untuk cadangan bulan depan. Total bumbu dapur yang telah diproduksi adalah 10 stoples, yang menggambarkan konsep total supply dalam dunia kripto.
Apa bedanya Total Supply dengan Circulating Supply?
Circulating supply adalah jumlah koin yang saat ini aktif beredar di pasar dan bisa dibeli oleh publik. Sementara itu, total supply mencakup circulating supply ditambah koin yang masih dikunci atau disimpan oleh pihak pengembang.
Apakah Total Supply bisa berubah?
Ya, total supply bisa bertambah jika ada pembuatan koin baru lewat penambangan, atau berkurang jika ada pembakaran koin secara sengaja untuk mengurangi jumlah yang ada.
🧠 Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




