Data dari direktur strategi dan kebijakan Uni Eropa Circle, Patrick Hansen, menyorot realitas adopsi aturan blok itu: hanya tiga dari 30 stablecoin terbesar dunia yang saat ini mematuhi kerangka regulasi MiCA. Ketiganya - USDC, USDG, dan EURC - merupakan produk turunan atau afiliasi Circle.
Otoritas Uni Eropa memang sudah mengotorisasi sekitar 30 token uang elektronik, tapi payung regulasi itu belum menjangkau mayoritas aset dominan di pasar global. Merespons kesenjangan ini, Circle menyerahkan dokumen tinjauan kebijakan pada 1 Oktober 2026 yang mendesak perubahan di tiga wilayah aturan: aset cadangan, penerbitan lintas batas, dan pengakuan stablecoin asing.
Aturan Cadangan yang Berbalik Membebani
Titik keberatan utama Circle terletak pada kewajiban penempatan aset institusional. Draf regulasi MiCA mengharuskan penerbit token untuk menyimpan sedikitnya 30% aset cadangan mereka di simpanan bank komersial. Angka kewajiban penempatan dana ini melonjak ganda menjadi 60% bagi entitas penerbit berskala signifikan.
Circle meminta pembuat kebijakan mengubah syarat persentase kaku itu menjadi acuan yang dievaluasi murni dari likuiditas aset. Aturan berjalan saat ini juga memuat batas konsentrasi deposit yang ketat. Penerbit dilarang menempatkan deposito melampaui 1,5% total aset bank penyimpan, dan menghadapi limit eksposur 35% untuk satu penerbit sovereign. Lapisan aturan ini memunculkan kendala operasi baru: penerbit besar akan dipaksa menyebar dana dan mengelola hubungan dengan puluhan bank sekaligus hanya demi mematuhi kuota pencatatan.
Mengusulkan Jalur Regulasi Asing
Sebagai solusi untuk stablecoin yang masuk dari luar benua, Circle mengusulkan pembentukan jalur pengakuan khusus. Aset kripto asing cukup didistribusikan melalui perantara lembaga berlisensi di Eropa, sementara beban pengawasan utamanya diserahkan pada otoritas negara asalnya. Mereka merujuk pada klausul Pasal 18 dalam undang-undang GENIUS Act di Amerika Serikat sebagai model kerangka kerja pengakuan penerbit asing yang ideal.
Pada saat yang sama, produk lokal Eropa garapan Circle juga terus membesar. Tingkat sirkulasi EURC yang diterbitkan melalui lembaga uang elektronik Prancis berlisensi Circle mencapai 400 juta euro pada bulan Agustus 2026 - tumbuh lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
๐ Baca JugaKirim Uang Bisnis Dulu Makan Waktu 14 Hari - Kini Afrika Serap Kripto $92 Miliar Demi Rute Instan
Menjalar ke Sektor Derivatif
Hyperliquid Policy Center ikut memanfaatkan agenda peninjauan ulang MiCA untuk menagih kejelasan status kontrak perpetual futures. Kelompok kebijakan ini meminta agar regulasi keuangan lama MiFID II dibiarkan tetap menaungi produk turunan, tanpa mempersoalkan teknologi blockchain yang berjalan di belakangnya.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




