NEAR Intents berhasil menarik kembali seluruh dana $3,8 juta yang raib dalam insiden keamanan pada Kamis (2 Oktober 2026). General Manager NEAR Intents, Alex Shevchenko, memastikan pengembalian uang ini melalui pengumuman di platform X. “Dana dari peretasan $3,8 juta NEAR Intents telah dikembalikan sepenuhnya,” tulis Shevchenko, mengakhiri krisis yang sempat membekukan operasional protokol ini.
Penyelesaian kasus ini terjadi persis setelah tim keamanan melacak identitas individu di balik serangan. Sesuai pembaruan berita sebelumnya, NEAR Intents tidak butuh waktu lama untuk menemukan sosok peretas. Tim langsung melayangkan ultimatum tajam berdurasi 48 jam kepada pelaku untuk mengembalikan uang itu. NEAR Intents menawarkan jalur penyelesaian damai lewat status “responsible disclosure” atau pengungkapan celah yang bertanggung jawab, asalkan seluruh dana kembali dalam batas waktu yang disyaratkan.
Celah Infrastruktur Omni dan Rute Pelarian Aset
Insiden pembobolan ini bermula dari kerentanan teknis pada lapis penghubung sistem. Pelaku memanfaatkan sebuah bug yang muncul dalam interaksi infrastruktur deposit dan penarikan Omni dengan smart contract milik NEAR Intents. Celah pada titik interaksi inilah yang membuka jalan bagi peretas untuk menembus sistem pertahanan dan memanipulasi arus keluar aset dalam jumlah besar.
Begitu dana meninggalkan jaringan, sang peretas berupaya menyembunyikan jejak aset secepat mungkin. Investigator blockchain independen ZachXBT mencatat bahwa aliran dana dari insiden ini langsung ditransfer ke bursa kripto KuCoin. Setelah masuk ke bursa, pelaku kemudian menjembatani uang curiannya ke jaringan Bitcoin guna mempersulit upaya pelacakan lanjutan.
Kompensasi Batal Diperlukan
Jauh sebelum pelacakan identitas membuahkan hasil, NEAR Intents mengambil tindakan pengamanan darurat sesaat setelah mendeteksi bug pada sistem mereka. Tim pengembang memutuskan untuk membekukan seluruh layanan guna mencegah arus keluar aset tambahan. Mereka saat itu berjanji akan memberikan kompensasi penuh kepada semua pengguna terdampak jika uang hasil peretasan gagal diselamatkan.
๐ Baca JugaMiliter Yunani Dalangi Skema Ponzi Kripto $8 Juta - 10.000 Korban Tertipu Janji Untung 50 Hari
Kini ancaman kerugian permanen itu tertutup dan janji kompensasi mandiri tak lagi harus dicairkan. Shevchenko menutup rangkaian insiden 48 jam ini dengan peringatan bagi para pencari celah keamanan platform. “Mohon gunakan bug bounty daripada mengganggu layanan,” pungkas sang manajer umum.
Dilansir dari Cointelegraph.
Sebelumnya: NEAR Intents Lacak Peretas Pembobol $3,8 Juta Sampai ke KuCoin - Tersangka Diberi Ultimatum 48 Jam
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




