๐Ÿ“… Rabu, 7 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Kandidat Kongres AS Dilarang Taruhan di Pemilu Sendiri - RUU Baru Muncul Usai 4 Politisi Didenda Kalshi

Kandidat Kongres AS Dilarang Taruhan di Pemilu Sendiri - RUU Baru Muncul Usai 4 Politisi Didenda Kalshi

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Pasar prediksi politik membesar, dan para politisi mulai ikut memegang kontrak. Pada 5 Oktober 2026, Perwakilan Don Davis dari Partai Demokrat mengusulkan rancangan undang-undang “No Betting on Your Own Race Act”. Aturan baru itu melarang kandidat tingkat federal, pasangan mereka, anak yang menjadi tanggungan, hingga komite kampanye untuk membeli kontrak taruhan atas nasib pencalonan mereka sendiri.

Larangan mencakup kontrak tebakan apakah kandidat akan menang, bertahan di arena, atau mencapai porsi suara tertentu, mulai dari tahap pemilihan pendahuluan sampai konvensi. Pelanggar menghadapi ancaman denda sipil $10.000 atau tiga kali lipat keuntungan bersih dari transaksi - dipilih nominal yang paling tinggi.

Praktik memakai tangan orang lain juga ditutup. Kandidat dilarang menyuruh pihak ketiga membeli kontrak atau memodali transaksi mereka. Untuk kemudahan pemantauan, Komisi Pemilihan Umum Federal (FEC) mendapat tugas menyediakan daftar kandidat federal yang bisa dibaca mesin dan wajib diperbarui minimal seminggu sekali.

Aturan Muncul Usai Sang Lawan Kena Sanksi

Usulan Davis lahir setelah sebuah pelanggaran nyata di daerah pemilihannya sendiri. Platform prediksi Kalshi sebelumnya menjatuhkan hukuman kepada Laurie Buckhout - kandidat Partai Republik di dapil North Carolina-1 sekaligus lawan Davis di surat suara. Kalshi membekukan akun Buckhout selama tiga tahun dan mendendanya $2.589,96 karena ia membeli kontrak bernilai di bawah $1.000 yang berkaitan dengan kemenangannya sendiri.

Buckhout bukan satu-satunya. Kalshi sudah memblokir akun tiga kandidat kongres lain selama lima tahun karena kasus serupa.

Bagi operator platform seperti Kalshi atau Polymarket, RUU baru membebaskan mereka dari sanksi asalkan menunjukkan itikad baik. Bursa hanya perlu menutup akun pelanggar, membatalkan transaksi, dan melapor ke Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi (CFTC), Departemen Kehakiman (DOJ), atau FEC.

Kongres Mengejar Aturan Internal Bursa

Tekanan politis terhadap platform taruhan memanas di Washington. Pada 23 September, 11 Senator Demokrat meminta sidang khusus di Komite Perbankan Senat untuk mengevaluasi pasar prediksi. Di tempat terpisah, CFTC memperingatkan bursa soal kontrak yang hasilnya rentan dikendalikan oleh pihak yang punya pengaruh langsung. Meski diawasi ketat, Kalshi tetap melebarkan sayap dengan mendaftarkan proposal kerangka kerja margin untuk kontrak acara politik, ekonomi, dan komersial.

Dua Aturan Pelacakan Kripto Batal Setelah Enam Tahun Menggantung - Dompet Pribadi Lepas dari Radar๐Ÿ“Œ Baca JugaDua Aturan Pelacakan Kripto Batal Setelah Enam Tahun Menggantung - Dompet Pribadi Lepas dari Radar

Manuver Davis pada dasarnya mengangkat larangan yang selama ini hanya ditegakkan oleh swasta menjadi undang-undang federal. Bursa prediksi sudah membuktikan kapasitas mereka menghukum politisi yang nakal, dan kini pemerintah melangkah masuk untuk memastikan aturan itu mengikat semua pihak.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: CFTC Terobos Kebuntuan Kongres - Ketua Selig Sahkan 2 Aturan Kripto Pakai Wewenang Lama


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share