Dua minggu setelah CLARITY Act kandas di Senat dengan perbandingan suara tipis 49-50, industri kripto langsung menggeser target mereka ke kotak suara. Stand With Crypto mengumumkan dukungan bipartisan untuk tiga kandidat Senat Amerika Serikat menjelang pemilihan midterm pada November 2026. Langkah ini ditopang oleh total pengeluaran politik industri yang kini mendekati angka $200 juta untuk siklus 2026.
Kelompok advokasi bentukan Coinbase pada 2023 ini memilih Jon Husted dari Partai Republik untuk mewakili Ohio, Ashley Hinson dari Partai Republik untuk Iowa, dan Chris Pappas dari Partai Demokrat untuk New Hampshire sebagai jagoan awal mereka di tingkat Senat. Di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), nama Mariannette Miller-Meeks dari Iowa dan Shomari Figures dari Alabama ikut masuk dalam daftar dukungan baru. Angka ini menambah panjang daftar 32 kandidat DPR yang sudah didukung sejak Agustus lalu karena terbukti memperjuangkan kebijakan aset digital.
Pertarungan Terbuka di Ohio
Nama Jon Husted menjadi sorotan utama karena profil lawan yang dihadapinya di Ohio. Ia akan bertarung melawan Sherrod Brown, mantan Ketua Komite Perbankan Senat yang rekam jejaknya penuh penolakan terhadap industri kripto. Fairshake PAC - komite aksi politik yang mendapat dukungan dana dari Coinbase, Ripple, dan Andreessen Horowitz - sudah menggelontorkan $30 juta hanya untuk memenangkan Husted melawan Brown di negara bagian itu.
Tekanan Lewat Rapor Publik
Kegagalan CLARITY Act, yang tertahan oleh blok solid Demokrat karena kekhawatiran terkait urusan kripto Donald Trump, mengubah taktik lobi industri. Stand With Crypto menegaskan mereka memiliki lebih dari tiga juta advokat di seluruh negeri. Alih-alih memberikan donasi kampanye langsung ke para kandidat, kelompok ini berfokus pada mobilisasi pemilih lewat platform Voter Hub.
Setiap rekam jejak suara dari senator kini dimasukkan ke dalam rapor publik yang terbuka untuk diakses siapa saja. Stand With Crypto memperingatkan bahwa basis pendukung mereka akan menilai para politisi murni dari rapor itu saat berada di bilik suara. Bersamaan dengan strategi ini, perluasan iklan kampanye mulai menyasar enam wilayah pemilihan DPR lainnya.
๐ Baca JugaInggris Wajibkan Platform Kripto Daftar Ulang dari Nol - Izin Lama Hangus Februari 2027
Konsekuensi Blokade Senat
Rentetan dukungan ini menunjukkan bahwa industri kripto tidak lagi sekadar melempar uang untuk lobi tertutup di Washington. Menghambat undang-undang di Senat kini membawa risiko elektoral yang riil bagi para politisi, berhadapan dengan jutaan pemilih yang dikonsolidasikan dan dipandu lewat rapor digital transparan. Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Industri Kripto $3 Triliun Kini Cuma Diawasi Tiga Orang - ‘Crypto Mom’ Mundur dari SEC Jumat Ini
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




