Koreksi harga pasar kripto mendesak posisi perdagangan leverage milik investor dan influencer Machi Big Brother mendekati batas likuidasi. Ia kini menanggung risiko penutupan paksa atas taruhan yang mengandalkan kenaikan harga aset.
Menurut pelacakan data @lookonchain di X, Machi memegang posisi long sebesar 39.025 ETH dengan nilai nosional mencapai $99,8 juta. Sistem leverage memberinya alat untuk meminjam dana dan melipatgandakan volume perdagangan melebihi modal awal. Namun daya beli tinggi menuntut tanggung jawab sepadan, karena potensi kerugian ikut membesar sejalan dengan ukuran pinjaman saat pasar berbalik arah.
Penurunan harga Ethereum di pasar spot langsung mengimpit portofolio Machi, memaksanya menanggung beban kerugian berjalan yang makin mengikis jaminan awal di bursa.
Ambang Batas $2.501,38
Setiap kontrak perdagangan leverage menuntut batas toleransi kerugian mutlak yang ditetapkan bursa. Bagi posisi Machi, batas akhir jaminannya tercatat di level harga $2.501,38 per ETH. Angka likuidasi menandai titik jatuhnya nilai margin investor sampai tidak lagi sanggup menutupi kerugian dari posisi pinjaman.
Begitu harga Ethereum menyentuh angka $2.501,38, bursa akan otomatis mengambil alih kendali. Sistem perdagangan menutup posisinya paksa dan mengeksekusi pesanan jual untuk seluruh 39.025 ETH ke pasar terbuka demi melunasi dana pinjaman awal.
Para pelaku pasar mengawasi ketat pergerakan harga Ethereum di sekitar penanda krusial itu. Nasib satu portofolio kini berpeluang membuahkan tekanan jual instan yang membebani buku pesanan bursa.
Risiko Penjualan Berantai
Skala taruhan yang mendekati $100 juta mengubah urusan pribadi menjadi urusan seluruh jaringan pedagang Ethereum. Likuidasi paksa bernilai puluhan juta dolar membawa potensi memicu efek domino penjualan tajam.
Bila bursa melepas puluhan ribu ETH serentak, pasar spot harus menyiapkan pembeli untuk menyerap pasokan mendadak itu. Kegagalan likuiditas pembeli dalam mengimbangi pesanan jual di level harga sasaran akan menghabiskan dinding penawaran dan menekan harga Ethereum turun lebih dalam.
๐ Baca JugaPeneliti Ethereum Sebut AI Bisa Jebol Enkripsi dalam Hitungan Bulan - Industri Diminta Masuk Mode Bunker
Bagi pedagang lainnya, harga yang anjlok mendadak membawa bahaya turunan. Tekanan likuidasi Machi berpeluang mendorong harga turun hingga menyerempet batas likuidasi milik investor lain. Rangkaian kejadian beruntun mampu menciptakan siklus penutupan posisi otomatis yang menekan nilai Ethereum terus-menerus ke bawah.
Satu level harga kini berdiri sebagai pemisah antara bertahannya posisi bernilai jutaan dolar dan datangnya tekanan pasokan baru. Bagi pemegang ETH harian, pergerakan menuju level $2.501 membuktikan rentannya harga aset saat berhadapan dengan sistem penutupan otomatis bursa.
Dilansir dari @lookonchain di X.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




