๐Ÿ“… Rabu, 7 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Paxos Bawa Stablecoin USDG $3 Miliar ke Arbitrum - Tawarkan 100 Juta ARB untuk Geser USDC

Paxos Bawa Stablecoin USDG $3 Miliar ke Arbitrum - Tawarkan 100 Juta ARB untuk Geser USDC

Per 6 Oktober 2026, stablecoin USDG berkapitalisasi pasar $3,09 miliar milik Paxos meluncur langsung di jaringan lapis kedua Arbitrum One. ArbitrumDAO menerima proposal untuk menjadikan pertumbuhan USDG sebagai prioritas strategis jaringan, dibarengi usulan suntikan dana 100 juta ARB ke dalam program insentif DRIP guna memacu adopsi.

Membidik Porsi Pasar USDC

Arbitrum saat ini memutar likuiditas stablecoin dengan nilai total di rentang $3,8 miliar hingga $4 miliar. Dari total perputaran itu, stablecoin USDC terbitan Circle menguasai dominasi pasar sekitar 60%. Masuknya Paxos membawa USDG ke Arbitrum membidik langsung porsi besar dari perputaran dana itu.

Untuk menopang target pasarnya, USDG langsung terintegrasi dengan bursa Kraken serta sederet protokol DeFi utama di Arbitrum sejak hari pertama. Daftar awal protokol yang mendukung stablecoin ini mencakup Fluid, Morpho, GMX, Maple, Li.Fi, Gauntlet, LayerZero, dan Steakhouse. Protokol pertukaran Uniswap dan Fhenix juga dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.

Sebelum menjejakkan kaki di Arbitrum, suplai stablecoin yang menempati peringkat ketujuh terbesar sedunia versi data DeFiLlama ini terpusat di tiga ekosistem. Mayoritas peredarannya hanya terkonsentrasi di jaringan X Layer, Robinhood Chain, serta Solana.

Hak Pembagian Bunga Cadangan

Kedatangan produk Paxos membawa model bisnis baru bagi Arbitrum. Integrasi ini menjadikan Arbitrum sebagai anggota Global Dollar Network - konsorsium yang memuat lebih dari 150 mitra korporasi termasuk entitas besar seperti Robinhood, Kraken, Mastercard, dan OKX. Status anggota itu memberi Arbitrum hak untuk ikut menikmati pembagian untung dari pendapatan bunga cadangan (reserve income) USDG.

Pola bagi hasil dari jaringan itu menambah daftar aliran dana ke kas ekosistem. Jaringan Robinhood Chain, yang juga dibangun memakai tumpukan teknologi komputasi milik Arbitrum, sudah lebih dulu mempraktikkan skema serupa dengan membagikan sebagian porsi pendapatannya.

Menimbang Ongkos dan Proyeksi

Integrasi stablecoin skala besar ini selaras dengan hitungan perbankan global. Lembaga keuangan Standard Chartered memproyeksikan harga token ARB memiliki peluang menembus level $10 pada tahun 2030 - sebuah angka yang mewakili proyeksi kenaikan sekitar 70 kali lipat dari posisi harganya saat prediksi itu dibuat. Analisis itu bersandar pada ekspektasi membesarnya ukuran pasar aset ter-tokenisasi yang diprediksi menembus $4 triliun pada akhir 2028.

OKX Luncurkan Aplikasi Stablecoin Berbunga 10% - Celah Baru di Luar Aturan AS dan Eropa๐Ÿ“Œ Baca JugaOKX Luncurkan Aplikasi Stablecoin Berbunga 10% - Celah Baru di Luar Aturan AS dan Eropa

Kini keputusan berada di tangan pemegang hak suara. ArbitrumDAO harus merumuskan apakah pengeluaran 100 juta ARB adalah ongkos yang sepadan untuk mendatangkan likuiditas baru dan hak pembagian hasil ke dalam jaringan mereka.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Kelola $600 Miliar, Modern Treasury Incar Bank Federal - Asosiasi Bankir Balik Menggugat


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share