๐Ÿ“… Selasa, 6 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Kelola $600 Miliar, Modern Treasury Incar Bank Federal - Asosiasi Bankir Balik Menggugat

Kelola $600 Miliar, Modern Treasury Incar Bank Federal - Asosiasi Bankir Balik Menggugat

Perusahaan infrastruktur pembayaran Modern Treasury resmi mengajukan aplikasi ke Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) Amerika Serikat untuk mendirikan bank di tingkat federal. Ekspansi ini ditujukan untuk membangun entitas independen bernama Modern Treasury National Trust Bank yang khusus melayani pengelolaan aset digital.

Lembaga perwalian berstatus tujuan terbatas ini akan membuka jalan bagi nasabah institusional untuk menyimpan sekaligus memindahkan stablecoin dan uang fiat dalam satu pintu layanan. Batasan operasionalnya ditarik tegas: bank baru ini murni berfungsi sebagai kustodian, tidak diizinkan menerbitkan stablecoin sendiri, dan tidak berhak memberikan fasilitas pinjaman kredit.

Matt Marcus selaku CEO dan pendiri pendamping Modern Treasury menjelaskan bahwa keputusan memburu lisensi perbankan ini didorong oleh keyakinan perusahaan soal arah adopsi pasar. Ia menyebut stablecoin sudah terbentuk menjadi infrastruktur ekonomi dasar bagi sistem keuangan di masa depan.

Kiprah Modern Treasury sebelum menyentuh batas perbankan federal sudah teruji lewat angka transaksi riil. Platform kelolaan mereka telah memfasilitasi volume pembayaran menembus $600 miliar yang datang dari ratusan organisasi lintas sektor.

Berdesakan Memburu Restu Federal

Modern Treasury meramaikan antrean panjang perusahaan kripto yang berlomba menembus sistem perbankan resmi Amerika Serikat. Meja regulator OCC sedang memproses tumpukan aplikasi piagam perwalian nasional yang diajukan dalam waktu berdekatan. Circle dan BitGo sudah lebih dulu mengamankan posisi teratas setelah mengantongi persetujuan final.

Satu lapis di bawahnya, Bastion dan Ripple baru memegang status persetujuan bersyarat yang mewajibkan pemenuhan standar lanjutan. Sementara pendaftar lain seperti Kraken melalui lengan bisnis Payward, Zerohash, dan Block masih berstatus menunggu evaluasi dokumen dari pihak OCC.

Gelombang penerbitan izin OCC tidak berjalan mulus tanpa muatan politis, terutama menyangkut persetujuan bagi World Liberty Financial. Pemberian tiket federal kepada entitas kripto yang berafiliasi dengan keluarga Trump memicu rentetan protes dari banyak anggota Kongres. Pihak legislatif menyoroti potensi benturan kepentingan tingkat tinggi dan mendalami dugaan relasi tertutup antara proyek itu dengan keluarga kerajaan Uni Emirat Arab.

Serangan Hukum Bankir Tradisional

Laju penetrasi industri kripto ke wilayah kekuasaan perbankan federal akhirnya memicu perlawanan di meja hijau. Independent Community Bankers of America (ICBA) yang bertindak mewakili bank konvensional resmi melayangkan gugatan terhadap OCC di Pengadilan Distrik AS di Washington, D.C.

46% Konsumen Asia Pasifik Siap Pakai Stablecoin - Tapi 41% Keliru Mengira Harganya Selalu Naik๐Ÿ“Œ Baca Juga46% Konsumen Asia Pasifik Siap Pakai Stablecoin - Tapi 41% Keliru Mengira Harganya Selalu Naik

Dokumen gugatan ICBA menuduh regulator abai karena menyetujui piagam bank federal untuk entitas kripto tanpa memasang pagar pengaman yang setara. Para bankir tradisional ini memprotes keras ketiadaan kewajiban bagi perusahaan kripto untuk tunduk pada Undang-Undang Reinvestasi Komunitas (Community Reinvestment Act).

Gugatan itu turut menyoroti perlakuan istimewa regulator menyangkut standar kelonggaran permodalan, syarat minimal likuiditas, hingga absennya perlindungan asuransi simpanan FDIC bagi entitas perwalian baru itu.

Kubu industri kripto langsung merapatkan barisan menepis serangan hukum ini. CEO Crypto Council for Innovation (CCI) Ji Hun Kim menyebut langkah ICBA murni sebagai manuver terang-terangan untuk menjegal penerbitan piagam perwalian nasional. Ia menilai gugatan pengadilan dirancang khusus untuk menahan laju inovasi pembayaran digital dan menghindari persaingan sektor jasa keuangan.

Pertarungan di jalur hukum memperlihatkan bahwa mengantongi lisensi federal kini bukan lagi perkara lolos seleksi dokumen, melainkan upaya mendobrak monopoli akses kaum bankir lama. Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: 46% Konsumen Asia Pasifik Siap Pakai Stablecoin - Tapi 41% Keliru Mengira Harganya Selalu Naik


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share