📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Pengetik Naskah Pidato Trump Untung $90.000 Judi 'Kata yang Bakal Diucapkan' - Ia Bahkan Tarik Taruhan di Tengah Pidato

Pengetik Naskah Pidato Trump Untung $90.000 Judi ‘Kata yang Bakal Diucapkan’ - Ia Bahkan Tarik Taruhan di Tengah Pidato

Gabriel Perez berdiri di balik layar setiap kali Presiden AS Donald Trump naik podium - sejak kampanye 2016, dialah yang menggulirkan naskah di teleprompter. Akses istimewa ke kata-kata yang belum diucapkan sang presiden itu kini menyeretnya ke penyelidikan federal: Perez diduga menyulap naskah pidato jadi mesin uang di pasar taruhan, meraup lebih dari $90.000.

Commodity Futures Trading Commission (CFTC) tengah menyelidiki apakah Perez memakai informasi non-publik saat bertransaksi di Kalshi, platform prediction market teregulasi. Dugaannya sederhana tapi telak: ia tahu apa yang akan dikatakan Trump sebelum publik mendengarnya, lalu memasang taruhan di atas pengetahuan itu.

Judi ‘Kata’ yang Nyaris Sempurna

Kalshi punya pasar bernama ‘Mentions’ - tempat orang bertaruh apakah Trump akan menyebut sebuah kata atau membahas topik tertentu dalam pidato publiknya. Bagi kebanyakan trader, ini tebak-tebakan. Bagi orang yang memegang naskahnya, ini nyaris uang gratis.

Selama sekitar tiga bulan, Perez diduga bertaruh pada kontrak terkait lebih dari selusin pidato kepresidenan - mulai dari pidato prime-time Desember, sambutan di World Economic Forum Davos pada Januari, pidato Medal of Honor Maret, hingga State of the Union. Detail paling memberatkan datang dari sumber ABC News: Perez kadang keluar dari posisi taruhannya di tengah pidato, tepat ketika Trump melewatkan bagian naskah yang memuat kata yang ia pasang. Sinyal kuat bahwa ia membaca isi naskah sebelum kata itu benar-benar terucap.

Laporan soal besaran untung sedikit berbeda - satu sumber menyebut lebih dari $90.000, sementara laporan ABC News yang dikutip menyebut angkanya menembus $100.000, kemungkinan bertambah seiring investigasi berjalan. Yang menghentikan langkahnya bukan penegak hukum, melainkan Kalshi sendiri: sistem pengawasan internal platform itu mendeteksi pola janggal, membekukan sebagian besar keuntungan Perez, lalu melaporkannya ke CFTC.

Gedung Putih Menyebutnya “Sebuah Aib”

Gedung Putih langsung menempatkan Perez dalam masa cuti sembari kooperatif dengan penyelidikan CFTC. Juru bicara Karoline Leavitt mengonfirmasi kasus itu dalam briefing pers dan menyatakan Trump mengetahuinya, menyebut peristiwa tersebut “sangat disayangkan dan sejujurnya, sebuah aib”. Operator teleprompter lain menggantikan tugas Perez untuk pidato terjadwal Trump malam itu.

Uni Eropa Restui 14 Penyedia Kripto Baru ke Daftar MiCA - Ripple dan Deretan Bank Tradisional Ikut Masuk, Tapi Ada Sinyal yang Melandai📌 Baca JugaUni Eropa Restui 14 Penyedia Kripto Baru ke Daftar MiCA - Ripple dan Deretan Bank Tradisional Ikut Masuk, Tapi Ada Sinyal yang Melandai

Menariknya, jaksa federal justru menolak membuka penyelidikan pidana atas aktivitas taruhan ini. Fokus tetap di ranah CFTC: apakah seseorang memakai informasi non-publik untuk berdagang di pasar prediksi yang teregulasi - pertanyaan yang batas hukumnya masih terus diuji.

Bukan Insiden Pertama, dan Mungkin Bukan yang Terakhir

Kasus Perez menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan informasi orang dalam di pasar prediksi. Maret lalu, enam trader Polymarket meraup sekitar $1 juta dengan tepat menebak AS akan menyerang Iran sebelum akhir Februari - sejumlah wallet memasang taruhan hanya beberapa jam sebelum ledakan pertama dilaporkan di Teheran. Trader lain mengantongi $1,2 juta bertaruh soal investigasi onchain platform DeFi Axiom tepat sebelum tuduhannya dipublikasikan, dan seorang lagi meraup sekitar $400.000 menebak penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebelum kabarnya beredar. April lalu, Departemen Kehakiman bahkan mendakwa seorang prajurit AS karena memakai materi rahasia untuk berdagang kontrak Polymarket.

Pola berulang ini yang membuat pengawasan terhadap prediction market melonjak tajam di tengah lonjakan volume perdagangan. Anggota DPR dari Partai Republik Bryan Steil, ketua subkomite aset digital, bulan lalu mengajukan RUU yang melarang anggota Kongres dan keluarga inti mereka berdagang kontrak prediksi terkait kebijakan publik. Pesan yang tersirat jelas: ketika taruhan bertemu akses istimewa, garis antara spekulasi dan kecurangan jadi sangat tipis - dan regulator baru mulai menariknya.

Dilansir dari Cointelegraph.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share