Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) memperbarui kebijakan mereka terkait penerapan hukum sekuritas terhadap aset kripto, mengikuti jejak Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi (CFTC) yang menempuh langkah serupa pekan lalu. Kedua lembaga negara ini merilis dokumen panduan bagi industri beberapa hari setelah Senat Amerika Serikat gagal meloloskan RUU struktur pasar kripto, yang dikenal dengan nama CLARITY Act, melalui hasil pemungutan suara 49-50.
Kegagalan kongres menelurkan undang-undang memicu respons langsung dari pihak eksekutif. Manuver bersama SEC dan CFTC ini memperlihatkan regulator yang bergerak mengisi kekosongan legislatif peninggalan senat di Washington.
Bebas Uji Howey untuk Sistem Fungsional
Panduan baru dari SEC menyentuh langsung aktivitas operasional di ekosistem desentralisasi. Menurut pengumuman komisi, program buyback token kini diperbolehkan. Aktivitas pembelian kembali ini tidak akan otomatis masuk kategori kontrak investasi di bawah parameter pengujian Howey, selama memenuhi satu syarat utama: sistem kripto yang mendasarinya sudah berstatus fungsional dan tidak ada pihak sentral yang memegang kendali.
Kelonggaran interpretasi dari SEC juga berlaku hingga ke lapisan pengelolaan jaringan. Komisi menyatakan bahwa jaringan kripto fungsional yang menyediakan layanan untuk mengamankan atau memelihara sistem tidak otomatis memenuhi kriteria uji Howey. Menyambung ketentuan itu, dokumen yang sama memaparkan bahwa staking receipt token juga tidak selalu diklasifikasikan sebagai instrumen sekuritas menurut panduan baru ini.
Aturan Tanpa Kekuatan Mengikat
Meski memuat pelonggaran bagi pengembang proyek, dokumen ini terikat oleh satu batasan mendasar. SEC menegaskan dalam dokumennya bahwa panduan staf mereka bersifat non-binding. Arahan ini sama sekali tidak memiliki kekuatan atau efek hukum di pengadilan, tidak mengubah ketentuan yang sedang berlaku, dan tidak menciptakan kewajiban baru bagi para pelaku industri yang membacanya.
๐ Baca JugaSidang Skema Ponzi Kripto $30 Juta Digelar 5 Oktober - ‘Crypto King’ Maju Tanpa Pengacara Usai Sempat Diculik Korban
Kandasnya rancangan undang-undang CLARITY Act menjadikan panduan tertulis dari SEC dan CFTC sebagai referensi operasional yang tersisa bagi publik. Arah kebijakan kripto di Amerika Serikat saat ini berlanjut bukan melalui ketukan palu senat, melainkan lewat interpretasi pengawas pasar yang dapat ditarik kembali sewaktu-waktu.
Dilansir dari Cointelegraph.
Sebelumnya: RUU Clarity Act Kandas 49-50 di Senat AS - Tiga Regulator Langsung Bagi Tugas Atur Kripto dalam 48 Jam
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




