Ketergantungan pengguna pada jembatan untuk berpindah antar jaringan layer-2 mungkin tak lama lagi berakhir. Ethereum Economic Zone (EEZ) memproses transaksi atomic pertama yang menghubungkan Ethereum mainnet dengan jaringan layer-2 langsung pada 5 Oktober 2026.
Transaksi uji coba membawa 0,001 ETH dan mengkoordinasikan perubahan state di kedua execution layer sekaligus. Kontributor EEZ Eduardo Antuรฑa Dรญez menyebut pencapaian ini sebagai eksekusi L1-ke-L2 atomic pertama di Ethereum mainnet. Terobosan teknis ini menjawab masalah fragmentasi likuiditas, di mana pengguna L2 selama ini terpaksa mengandalkan liquidity pool terpisah dan sistem pesan asinkron antar chain untuk memindahkan aset.
Kontrak Cerdas Tanpa Sekat
Konsep synchronous composability menjadi kunci operasi EEZ. Konsep ini menggabungkan aksi yang melibatkan Ethereum dan rollup menjadi satu kesatuan - keduanya selesai bersamaan atau dibatalkan sama sekali. Tidak ada lagi risiko dana terjebak di tengah jalan akibat kegagalan eksekusi jembatan perantara.
Desain arsitektur EEZ memungkinkan smart contract di rollup langsung memanggil kontrak di Ethereum mainnet. Kontrak L2 itu kemudian menerima hasilnya dan melanjutkan proses dalam satu transaksi tunggal, memangkas kebutuhan atas langkah bridge terpisah. Co-founder Hydration Jakub Gregus menilai eksekusi tanpa perantara ini sebagai salah satu tonggak terpenting di industri kripto saat ini.
Co-founder Gnosis Friederike Ernst dan founder Zisk Jordi Baylina pertama kali memperkenalkan proyek EEZ pada Maret lalu. Ethereum Foundation ikut mendanai pengembangan proyek ini, sementara para pengusungnya tengah memproses pendirian EEZ Association di Swiss sebagai payung organisasi formal.
Gnosis Jadi Pengguna Pertama
Gnosis Chain bersiap mengadopsi teknologi baru ini pada tingkat protokol. Komunitas GnosisDAO telah merestui proposal GIP-153 pada Agustus, dengan dukungan telak 123.158 suara GNO berbanding 115 suara menolak dan 151 abstain. Pemungutan suara itu mengubah arah Gnosis Chain dari jaringan layer-1 mandiri menjadi EEZ rollup yang menyelesaikan transaksinya di Ethereum.
Target peluncuran genesis Gnosis EEZ dipatok pada Desember 2026 atau Januari 2027. Namun pengguna maupun pengembang masih harus waspada. Perangkat lunak EEZ saat ini berstatus implementasi tahap awal dan belum melewati proses audit. Antarmuka dan tata letak penyimpanannya juga berpeluang besar berubah sebelum rilis penuh.
๐ Baca JugaUji Coba Glamsterdam Ethereum Tembus Batas Gas 200 Juta di Sepolia - Ada Perbaikan Darurat Menit Terakhir
Versi perdana Gnosis EEZ kelak akan menggunakan composer terpusat untuk mengatur urutan transaksi. Pilihan desain itu menambah syarat asumsi kepercayaan bagi pengguna, setidaknya sampai sistem ordering transaksi bisa beroperasi lepas tanpa pengatur tunggal. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Baca juga: Antrean Unstake ETH Melonjak 392% Sejak Awal Oktober - Beban Baru Setelah Arus Keluar ETF $118 Juta
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




