FinCEN (Financial Crimes Enforcement Network) menarik dua proposal aturan kripto pada Senin, 5 Oktober 2026. Keputusan ini membatalkan kebijakan pengawasan yang bertahun-tahun dilawan oleh industri aset digital karena kekhawatiran soal privasi.
Menurut sumber Cointelegraph dan Decrypt, penarikan kedua aturan ini langsung berlaku efektif pada hari Senin dan dijadwalkan terbit dalam publikasi pemerintah Federal Register pada Selasa.
Mengubur Proposal Era Trump dan Biden
Proposal pertama yang dibatalkan adalah warisan Desember 2020 dari era Trump pertama. Aturan ini memaksa bank dan bisnis layanan uang (money services businesses) untuk mencatat transaksi dompet unhosted atau self-custodial di atas $3.000.
Beban pelaporan makin berat untuk transaksi di atas $10.000, karena lembaga keuangan dituntut menyerahkan data lengkap dengan informasi pihak lawan (counterparty). Aturan ini dinilai memperluas cakupan pengawasan Bank Secrecy Act hingga menyentuh dompet pribadi pengguna.
Proposal kedua yang ikut ditarik adalah aturan Oktober 2023 dari era Biden yang menargetkan praktik crypto mixing internasional. Kebijakan ini berupaya menetapkan layanan mixer sebagai perhatian utama pencucian uang di bawah USA PATRIOT Act. Jika berlanjut, lembaga keuangan wajib melaporkan alamat wallet, hash transaksi, hingga alamat IP pengguna yang terhubung ke aktivitas pencampuran.
Alasan Balik Kanan FinCEN
Dalam pernyataan resminya, FinCEN menjelaskan aturan mixer berpotensi mendinginkan aktivitas transaksi yang sah. Lembaga itu juga mengakui penerapan proposal ini akan menimpakan beban pelaporan yang besar bagi lembaga keuangan di bawah pengawasan mereka.
Dokumen penarikan kedua proposal mengutip laporan aset digital Gedung Putih terbitan Juli 2025. Laporan pemerintah itu menyatakan dukungan administrasi terhadap hak pengguna aset digital yang sah untuk bertransaksi privat di blockchain publik.
Langkah FinCEN sejalan dengan rangkaian deregulasi kripto oleh berbagai departemen AS yang merespons agenda kripto Trump. Di hari yang sama, Ketua CFTC Michael Selig juga mengumumkan dua aturan baru untuk operasional perusahaan kripto.
๐ Baca JugaFairshake Kucurkan $6 Juta untuk 6 Anggota DPR - Uang Muka dari Target $100 Juta demi Golkan RUU CLARITY
Peringatan di Balik Kemenangan
Pembatalan ini menjadi momen perayaan bagi Coin Center, kelompok kebijakan kripto di Washington yang melawan kedua proposal ini selama bertahun-tahun. Direktur Eksekutif Coin Center Peter Van Valkenburgh menyambut perkembangan ini sebagai kabar baik bagi advokat privasi.
Lewat X, Van Valkenburgh menulis, “Ini bulan yang berat untuk privasi dan hakmu menggunakan kripto. Ada titik terang.” Meski memuji langkah itu, ia memperingatkan komunitas bahwa otoritas dasar pemerintah untuk merancang aturan serupa masih utuh.
FinCEN sendiri menegaskan mereka akan terus memantau layanan mixer terkait keuangan ilegal, serta mempertahankan hak untuk mengambil langkah baru di masa depan.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Pemilu Presiden Brasil Hari Ini Tentukan Nasib Aturan Kripto - Pasar Prediksi Jagokan Bolsonaro
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




