📅 Selasa, 21 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID

Impermanent Loss

Impermanent Loss adalah kerugian sementara yang dialami penyedia likuiditas di dalam pool decentralized finance (DeFi) akibat perubahan rasio harga kedua aset kripto yang mereka simpan secara berpasangan. Kerugian ini baru menjadi permanen jika penyedia likuiditas memutuskan untuk menarik aset mereka saat harga masih tidak seimbang.

🔊 Cara baca: im-per-ma-nen los

Penjelasan

Impermanent loss terjadi pada platform bursa terdesentralisasi (DEX) yang menggunakan sistem Automated Market Maker (AMM). Dalam sistem ini, penyedia likuiditas harus menyetor dua jenis aset kripto dengan nilai yang sama rata ke dalam kolam likuiditas agar pengguna lain bisa bertransaksi.

Ketika harga salah satu kripto di pasar luar berubah secara signifikan, para pedagang arbitrase akan membeli aset yang lebih murah di kolam tersebut dan menjualnya di tempat lain untuk mencari untung. Proses ini terus berjalan sampai rasio harga di kolam kembali seimbang dengan pasar luar, namun akibatnya jumlah token di dalam kolam berubah.

Jika penyedia likuiditas membiarkan asetnya tetap di dalam kolam dan harga kedua aset tersebut kembali ke rasio awal saat disetor, kerugian ini akan hilang. Namun, jika mereka menarik asetnya saat harga masih berbeda, kerugian sementara tersebut resmi menjadi kerugian permanen.

🇮🇩 Konteks Indonesia

Di Indonesia, aktivitas DeFi yang memicu impermanent loss belum diatur secara spesifik oleh OJK/Bappebti karena regulasi saat ini lebih berfokus pada perdagangan aset kripto di bursa lokal terdaftar. Namun, investor Indonesia yang memanfaatkan DeFi wajib memahami risiko ini secara mandiri, karena setiap konversi aset yang terjadi di dalam pool tetap berpotensi menjadi objek pelaporan pajak final ketika dicairkan kembali melalui exchange lokal terdaftar.

Contoh

Bayangkan kamu menitipkan lembaran prangko lama dan prangko baru di loket kantor pos untuk ditukar-tukar oleh pengirim surat. Kantor pos menetapkan aturan bahwa total nilai prangko lama dan prangko baru yang dititipkan harus selalu seimbang. Ketika harga prangko lama tiba-tiba naik drastis di kalangan kolektor, orang-orang akan cepat-cepat menukarkan prangko baru mereka dengan prangko lama milikmu di loket tersebut. Akibatnya, saat kamu mengambil kembali titipanmu, kamu pulang membawa setumpuk prangko baru yang nilainya lebih rendah daripada jika kamu menyimpan prangko lama itu sendiri di rumah sejak awal.

💡 Fakta Menarik: Banyak penyedia likuiditas pemula di platform DeFi terkejut saat mengetahui bahwa mereka bisa kehilangan uang justru ketika harga salah satu aset kripto mereka melonjak naik sangat tinggi.
⚠️ Salah Kaprah Umum: Banyak orang salah mengira bahwa impermanent loss adalah kerugian langsung akibat pencurian aset, padahal ini murni akibat perubahan matematis nilai aset dalam kolam likuiditas.

Apakah penyedia likuiditas selalu mengalami kerugian akibat Impermanent Loss?

Tidak selalu, karena kerugian ini sering kali bisa ditutupi oleh keuntungan dari biaya transaksi (transaction fee) yang dibayarkan oleh para pengguna kolam likuiditas tersebut.

Bagaimana cara menghindari Impermanent Loss?

Salah satu cara terbaik adalah dengan menyediakan likuiditas pada pasangan aset stabil (stablecoin) yang harganya tidak berfluktuasi, seperti USDT dan USDC.

🧠 Uji Paham

Istilah Terkait

← Kembali ke Glosarium A-Z

Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.

📈 Tren Penyebutan 6 Bulan Terakhir
FebJul (bulan ini)

📰 Muncul di Berita Kabar Bitcoin

🔗 Sematkan di Situsmu

Blogger/media lain boleh pasang kartu definisi ini di situs sendiri (gratis, ada link balik ke sini):

Cara mengutip: "Impermanent Loss." Glosarium Kripto Kabar Bitcoin. Diakses 21 Juli 2026, dari https://kabarbitcoin.com/glosarium/impermanent-loss/
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.