Mark Price adalah perkiraan nilai wajar suatu aset kripto pada pasar kontrak berjangka yang dihitung dari gabungan harga pasar spot di berbagai bursa utama. Nilai ini digunakan sebagai patokan resmi untuk menghitung keuntungan belum terealisasi dan memicu proses likuidasi agar pedagang tidak dirugikan oleh manipulasi harga sesaat.
๐ Cara baca: mark prais
Penjelasan
Bayangkan kamu sedang menonton pertandingan sepak bola di lapangan desa yang ricuh dan ada satu penonton nakal yang tiba-tiba berteriak mengubah skor papan pengumuman. Mark Price itu seperti catatan resmi wasit di lapangan yang tidak terpengaruh oleh teriakan penonton tadi, sehingga keputusan pertandingan tetap adil.
Dalam jual beli kripto, harga di satu bursa bisa saja mendadak anjlok karena ada orang yang menjual aset dalam jumlah sangat besar sekaligus. Mark Price hadir sebagai harga rata-rata yang jujur dari banyak bursa agar akun kamu tidak langsung dinyatakan bangkrut secara tidak adil.
Dalam perdagangan derivatif atau kontrak berjangka kripto, terdapat dua jenis harga utama: Last Price (harga transaksi terakhir di bursa lokal) dan Mark Price (estimasi harga wajar global). Mark Price dirancang khusus untuk melindungi pengguna dari manipulasi pasar dan lonjakan harga palsu sesaat.
Bursa kripto menggunakan Mark Price untuk menghitung keuntungan atau kerugian yang belum direalisasikan serta menentukan batas titik likuidasi posisi trader. Dengan mekanisme ini, posisi perdagangan tidak akan tertutup paksa hanya karena terjadi transaksi anomali pada buku pesanan di satu platform saja.
Secara teknis, Mark Price dihitung menggunakan perpaduan Index Price (rata-rata tertimbang harga spot dari bursa-bursa global utama) ditambah dengan Moving Average dari Funding Basis. Rumus ini memastikan bahwa Mark Price mencerminkan nilai pasar wajar riil sekaligus memperhitungkan tingkat suku bunga pendanaan yang sedang berjalan tanpa terdistorsi oleh ketidakteraturan likuiditas pada order book bursa lokal.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, aset kripto berstatus sebagai komoditi yang perdagangannya saat ini dalam masa transisi pengawasan dari Bappebti ke OJK. Pemahaman mengenai Mark Price sangat penting bagi masyarakat agar memahami perbedaan antara harga transaksi fisik di bursa berizin resmi (PFAK) dengan harga acuan wajar pada produk turunan global, mirip seperti membedakan harga pasar emas nasional dengan harga di toko perhiasan setempat.
Contoh
Bayangkan seorang penilai resmi yang menentukan harga wajar sebuah rumah berdasarkan rata-rata transaksi rumah serupa di seluruh wilayah, bukan berdasarkan tawaran tetangga sebelah yang sedang butuh uang mendesak dan menjual rumahnya dengan harga sangat murah. Nilai taksiran penilai inilah yang menjadi patokan bank untuk menentukan batas aman pinjaman.
Apa perbedaan utama antara Mark Price dan Last Price?
Last Price adalah harga transaksi paling mutakhir yang benar-benar terjadi di bursa tersebut, sedangkan Mark Price adalah harga acuan gabungan dari berbagai bursa spot yang dipakai khusus untuk menentukan titik likuidasi akun.
Mengapa perhitungan likuidasi memakai Mark Price?
Perhitungan likuidasi menggunakan Mark Price untuk melindungi trader agar posisinya tidak ditutup paksa akibat penurunan harga tajam sesaat atau aksi manipulasi volume oleh pemain besar di satu bursa saja.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 24 September 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




