Runes (Protocol) adalah standar teknologi baru di jaringan blockchain Bitcoin yang memungkinkan pengguna membuat dan mengelola token atau aset digital unik secara efisien. Protokol ini dirancang untuk meminimalkan penumpukan data sampah pada jaringan Bitcoin, sehingga transaksi pengiriman token menjadi lebih cepat dan hemat biaya bagi para penggunanya.
🔊 Cara baca: runz
Penjelasan
Bayangkan blockchain Bitcoin itu seperti jalan raya utama yang awalnya hanya didesain untuk dilewati truk pengangkut uang emas (yaitu Bitcoin itu sendiri). Namun, orang-orang mulai ingin mengirim barang lain seperti stiker atau mainan koleksi lewat jalan raya tersebut. Protokol lama membuat barang-barang ini harus dikirim dengan menyewa truk besar terpisah yang membuat jalanan macet parah.
Runes Protocol hadir sebagai solusi cerdas. Protokol ini menyediakan kotak paket kecil seragam yang bisa dititipkan langsung di bagasi truk uang emas yang memang sudah terjadwal berangkat. Dengan begitu, kita bisa mengirim stiker atau barang koleksi tanpa perlu menambah truk baru, sehingga jalan raya tetap lancar dan ongkos kirim menjadi jauh lebih murah.
Runes adalah protokol yang diciptakan oleh Casey Rodarmor untuk menerbitkan token fungible (aset digital yang dapat saling ditukarkan) langsung di atas jaringan Bitcoin. Sebelum adanya Runes, pembuatan token di Bitcoin menggunakan standar seperti BRC-20 sering kali menghasilkan banyak sisa data transaksi tidak terpakai yang membebani kinerja jaringan Bitcoin, yang dikenal sebagai sampah UTXO.
Protokol ini bekerja dengan memanfaatkan fitur bawaan Bitcoin yang disebut OP_RETURN. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menuliskan data tambahan berukuran kecil langsung di dalam transaksi Bitcoin biasa. Dengan cara ini, pembuatan dan transfer token Runes tidak menciptakan data sampah baru, melainkan menempel secara bersih pada transaksi transfer Bitcoin yang standar.
Peluncuran Runes pada tahun 2024 segera menarik perhatian komunitas global karena menawarkan cara yang lebih rapi, terintegrasi, dan hemat sumber daya untuk menghidupkan ekosistem aset digital di atas jaringan kripto tertua dan paling aman di dunia.
Secara teknis, Runes menggunakan model UTXO (Unspent Transaction Output) berbasis Bitcoin untuk menentukan kepemilikan dan transfer aset. Protokol ini mendefinisikan pesan transfer di dalam skrip keluaran transaksi menggunakan kode instruksi OP_RETURN. Karena menggunakan arsitektur bawaan Bitcoin, token Runes kompatibel dengan peningkatan teknologi masa depan seperti Lightning Network, memungkinkan transfer token instan dengan biaya sangat rendah tanpa harus memodifikasi protokol dasar Bitcoin.
🇮🇩 Konteks Indonesia
Di Indonesia, token yang dibuat melalui protokol Runes dikategorikan sebagai komoditi aset kripto dan bukan merupakan alat pembayaran yang sah, karena Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran legal menurut undang-undang. Apabila Anda melakukan jual-beli token Runes melalui exchange lokal resmi yang telah terdaftar sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), transaksi tersebut akan dikenai pajak final yang dipotong langsung oleh platform, di bawah pengawasan bersama pihak OJK/Bappebti.
Contoh
Bayangkan Anda sedang menonton konser musik besar. Panitia tidak memberikan tiket fisik terpisah yang besar untuk setiap makanan dan minuman yang Anda beli di dalam area konser. Sebaliknya, mereka cukup memberikan satu gelang kertas di pergelangan tangan Anda, lalu membubuhkan stempel kecil pada gelang tersebut setiap kali Anda membeli kupon makanan. Stempel kecil itu adalah token Runes Anda, sedangkan gelang kertasnya adalah transaksi Bitcoin asli yang membawanya pergi bersama Anda.
Apa perbedaan utama antara Runes dan BRC-20?
Perbedaan utamanya terletak pada efisiensi penggunaan data jaringan. BRC-20 menggunakan data teks rumit yang disimpan dalam transaksi dan menyisakan data sampah yang membebani Bitcoin, sedangkan Runes menggunakan sistem yang jauh lebih bersih dengan menaruh data ringkas pada area khusus transaksi standar sehingga jaringan tetap ringan.
Apakah token Runes aman disimpan di dompet Bitcoin biasa?
Meskipun transaksi Runes berjalan di jaringan Bitcoin, tidak semua dompet Bitcoin biasa bisa langsung membaca saldo token Runes Anda. Anda memerlukan dompet Bitcoin khusus yang sudah mendukung protokol Runes agar aset Anda terdeteksi dengan benar dan tidak tidak sengaja terbelanjakan sebagai Bitcoin biasa.
🧠 Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 5 Agustus 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




