Slippage adalah selisih antara harga perkiraan saat Anda mengirimkan perintah transaksi kripto dengan harga aktual saat transaksi tersebut benar-benar berhasil dieksekusi di jaringan blockchain. Selisih ini biasanya terjadi karena perubahan harga yang sangat cepat atau akibat rendahnya tingkat likuiditas pada pasar aset kripto tersebut.
🔊 Cara baca: sli-pej
Penjelasan
Bayangkan kamu menyuruh adikmu membeli satu kilogram cabai di pasar tradisional dengan perkiraan harga sepuluh ribu rupiah. Namun, setibanya adikmu di pasar, harga cabai tiba-tiba naik menjadi sebelas ribu rupiah karena stoknya menipis, atau malah turun menjadi sembilan ribu rupiah. Adikmu tetap membeli cabai tersebut dengan harga baru yang tersedia di sana.
Selisih antara harga sepuluh ribu rupiah yang kamu bayangkan semula dengan harga aktual yang akhirnya dibayar oleh adikmu itulah yang disebut sebagai slippage dalam transaksi dunia kripto.
Slippage terjadi karena pasar kripto bergerak sangat cepat selama 24 jam. Ketika seseorang menekan tombol beli atau jual, ada jeda waktu beberapa detik sebelum transaksi tersebut diproses dan dicatat di blockchain atau server exchange. Dalam jeda waktu yang singkat tersebut, harga aset bisa saja sudah bergeser akibat adanya transaksi lain dari pengguna di seluruh dunia.
Ada dua jenis slippage, yaitu slippage positif dan slippage negatif. Slippage positif terjadi jika harga transaksi aktual ternyata lebih menguntungkan bagi pengguna, misalnya membeli dengan harga lebih murah. Sebaliknya, slippage negatif terjadi ketika harga eksekusi lebih merugikan, seperti membeli dengan harga yang lebih mahal dari perkiraan awal.
Faktor utama penyebab slippage adalah volatilitas harga yang ekstrem dan likuiditas pasar yang rendah. Pada aset kripto yang kurang populer, jumlah pembeli dan penjual sangat sedikit, sehingga sulit menemukan harga yang pas secara instan dan memicu selisih harga yang lebih besar.
Dalam platform decentralized exchange (DEX) seperti Uniswap, slippage sangat dipengaruhi oleh mekanisme Automated Market Maker (AMM) dan ukuran pool likuiditas. Transaksi dalam jumlah besar (large orders) pada pool yang relatif kecil akan menyebabkan price impact yang signifikan, memaksa eksekusi transaksi terjadi pada harga rata-rata yang jauh lebih tinggi daripada harga spot saat order dimasukkan.
🇮🇩 Konteks Indonesia
Saat bertransaksi di exchange yang terdaftar resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) di Indonesia di bawah pengawasan OJK/Bappebti, slippage tetap dapat terjadi. Hal ini penting dipahami karena transaksi jual-beli tersebut dikenai pajak final. Pajak ini akan dihitung berdasarkan nilai transaksi akhir setelah terkena dampak slippage, bukan berdasarkan harga estimasi awal saat pengguna mengirimkan perintah transaksi.
Contoh
Bayangkan kamu sedang bermain game memperebutkan mainan di pasar malam yang menggunakan sistem kupon. Kamu melihat papan pengumuman bahwa mainan robot impianmu berharga sepuluh kupon. Namun, saat kamu selesai mengantre dan tiba di depan loket penukaran kupon, petugas memberi tahu bahwa harga robot tersebut baru saja naik menjadi sebelas kupon karena peminatnya sangat banyak. Selisih satu kupon yang harus kamu bayar lebih inilah wujud nyata dari slippage.
Bagaimana cara menghindari slippage negatif saat bertransaksi?
Meskipun sulit dihindari sepenuhnya, pengguna bisa meminimalkan slippage dengan menggunakan fitur limit order untuk menentukan harga maksimal pembelian, melakukan transaksi di saat pasar stabil, atau memilih aset kripto dengan likuiditas tinggi.
Apa itu batas toleransi slippage atau slippage tolerance?
Batas toleransi slippage adalah pengaturan persentase perubahan harga maksimal yang bersedia diterima oleh pengguna. Jika harga bergeser melebihi persentase batas yang diatur tersebut, transaksi otomatis dibatalkan untuk melindungi pengguna dari kerugian besar.
🧠 Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 18 Juli 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




