📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
FTX Bagi Hampir $900 Juta ke Kreditur 31 Juli - Nasib SBF di Penjara Malah Kian Terjepit

FTX Bagi Hampir $900 Juta ke Kreditur 31 Juli - Nasib SBF di Penjara Malah Kian Terjepit

Kabar baik dan kabar buruk datang bersamaan dari puing-puing kerajaan FTX. Bursa kripto yang ambruk itu menjadwalkan distribusi kelima kepada para kreditur pada 31 Juli 2026, dengan total hampir $900 juta yang akan dikembalikan. Di saat yang sama, harapan pendirinya, Sam Bankman-Fried, untuk keluar lebih cepat dari penjara justru kian pupus.

Dana hampir $900 juta itu akan mengalir ke kreditur dengan klaim yang sudah disetujui, baik di kelas Convenience maupun Non-Convenience Classes, di bawah rencana reorganisasi Chapter 11. Syaratnya, klaim harus sudah memenuhi seluruh persyaratan pra-distribusi sebelum tanggal pencatatan 16 Juni. Penyaluran dana dipercayakan ke tiga pihak: Kraken, Payoneer, dan kustodian kripto BitGo.

Siapa Saja yang Kebagian

Ini adalah distribusi kelima sejak proses pengembalian dana FTX dimulai, meski perusahaan belum merinci berapa persisnya yang diterima tiap kelas klaim. Roda kepailitan pun masih terus berputar - sidang omnibus pengadilan dijadwalkan pada 23 Juli dan 16 Agustus.

Bersamaan dengan pembayaran ke kreditur, FTX juga akan membayar distribusi kedua kepada Pemegang Saham Preferen yang memenuhi syarat pada tanggal yang sama, dengan record date 16 Juni pula. Nilainya $18 juta yang diambil dari Preferred Shareholder Remission Fund Trust, menjadikan total pembayaran dari trust itu mencapai $95 juta. Individu menerima dananya lewat Kraken, sementara institusi lewat BitGo. FTX bahkan sudah mulai menghubungi para pemegang saham preferen sejak Januari.

Grasi yang Makin Jauh dari Genggaman

Di seberang cerita pengembalian dana, ada Sam Bankman-Fried yang tengah menjalani hukuman 25 tahun penjara usai dinyatakan bersalah atas penipuan dan konspirasi terkait keruntuhan FTX. Ia terus berupaya mencari grasi presiden - tapi pintunya makin menyempit.

Senat AS baru-baru ini menolak secara bulat upaya pemberian grasi untuk SBF. Presiden Donald Trump juga sudah mengisyaratkan tak berniat memberi pengampunan. Kombinasi keduanya membuat peluang pembebasan dini lewat aksi presiden terlihat kian tipis.

Raksasa Jepang SBI Diam-diam Kuasai Bursa Kripto Singapura - Ini Peta 'Kerajaan Aset Digital' yang Sedang Dibangunnya📌 Baca JugaRaksasa Jepang SBI Diam-diam Kuasai Bursa Kripto Singapura - Ini Peta ‘Kerajaan Aset Digital’ yang Sedang Dibangunnya

Kasus pidana di lingkaran FTX pun belum sepenuhnya tuntas. Bulan lalu, hakim federal menolak upaya Michelle Bond - istri eks eksekutif FTX Ryan Salame - untuk membatalkan empat dakwaan terkait dana kampanye. Sidangnya dijadwalkan pada 9 November.

Dua Arah yang Berlawanan

Buat para korban yang uangnya tersangkut, kalender 31 Juli adalah tanggal yang layak dilingkari. Namun kisah FTX menunjukkan sesuatu yang lebih besar: mesin hukum bisa mengembalikan sebagian uang ke pemiliknya sekaligus menutup rapat pintu bagi orang yang membuatnya lenyap. Uang perlahan pulang ke kreditur; kebebasan, tampaknya, tidak untuk sang pendiri.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share