📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Bank Sentral Eropa Ketakutan Stablecoin $300 Miliar Kuras Simpanan Nasabah - Ini Senjata Balasannya

Bank Sentral Eropa Ketakutan Stablecoin $300 Miliar Kuras Simpanan Nasabah - Ini Senjata Balasannya

Bank Sentral Eropa (ECB) makin gelisah. Kali ini bukan soal inflasi atau suku bunga, melainkan ancaman yang datang dari dompet digital: stablecoin. Piero Cipollone, anggota dewan eksekutif ECB, memperingatkan bahwa makin populernya stablecoin bisa menguras simpanan nasabah dari bank-bank Eropa - dan yang paling rentan justru bank-bank koperasi kecil yang menjadi tulang punggung kredit di kota-kota mungil.

Berbicara Jumat di sebuah konferensi perbankan di Roma, Cipollone menggambarkan pergeseran perilaku yang sudah berlangsung. “Bahkan pembayaran kartu debit tradisional makin kurang populer. Pembayaran mobile justru naik dan sudah melampaui 1 dari 10 transaksi di titik penjualan di Irlandia, Belanda, dan Finlandia,” ujarnya.

Kenapa Bank Kecil yang Paling Terancam

Masalahnya bukan sekadar gengsi teknologi. Menurut Cipollone, saat nasabah beralih ke pembayaran mobile, bank justru dua kali buntung. “Kalau nasabah pakai pembayaran mobile, bank biasanya bayar fee lebih tinggi dibanding kartu debit dan seringkali tak dapat info soal pembayarannya, jadi bank rugi fee sekaligus data. Kalau penggunaan stablecoin meningkat di masa depan, bank juga akan kehilangan simpanan ritel,” katanya.

Ia menyampaikan pesan itu tepat di depan para eksekutif bank koperasi Italia - dan bukan tanpa alasan. Setengah dari cabang bank koperasi Italia melayani kota berpenduduk kurang dari 10.000 orang. Di sana, hilangnya data pembayaran dan simpanan lokal bisa langsung mengempiskan bisnis pinjaman mereka, yang notabene jadi sumber kredit utama bagi warga setempat.

Stablecoin sendiri adalah token kripto swasta yang dipatok 1:1 ke mata uang fiat - mayoritas dolar AS. Ia memungkinkan orang menyimpan dan memindahkan uang sepenuhnya di luar sistem perbankan, ibarat dolar digital yang mengendap di aplikasi ponsel alih-alih rekening bank. Kapitalisasi pasarnya kini sekitar $300 miliar menurut data DefiLlama, dan hampir seluruhnya berdenominasi dolar.

Euro Digital, Senjata Balasan yang Disiapkan ECB

Jawaban ECB atas ancaman ini punya nama: euro digital. Ini uang elektronik terbitan pemerintah, tapi bedanya dari stablecoin swasta, ia justru didistribusikan lewat bank komersial - bukan menggantikan mereka. Dengan skema itu bank tetap memegang rekening nasabah, tetap menerima fee interchange, dan tetap menyimpan data transaksi.

ECB sudah menunjuk 36 penyedia pembayaran - termasuk Deutsche Bank, UniCredit, dan Revolut - untuk program percontohan selama 12 bulan yang dimulai pada paruh kedua 2027. Supaya tak jadi bumerang, euro digital dirancang tanpa bunga dan dengan batas kepemilikan, agar orang tak menimbun dana besar di dalamnya. Analisis stabilitas keuangan ECB sendiri menyimpulkan desain itu “tak berisiko material” bagi likuiditas bank.

Visa Luncurkan Platform Stablecoin Open USD - Circle Kini Punya Rival yang Didukung 140 Perusahaan📌 Baca JugaVisa Luncurkan Platform Stablecoin Open USD - Circle Kini Punya Rival yang Didukung 140 Perusahaan

Dari sisi legislasi, negosiasi euro digital baru disetujui untuk dimulai pada 9 Juli, dengan sesi pertama digelar empat hari setelahnya. Target kesepakatan akhir dipatok akhir 2026, dan penerbitan perdana dibidik pada 2029.

Yang Masih Menggantung

Persoalannya, retorika dan realita belum sejalan. Peringatan ECB soal stablecoin sudah berulang kali dilontarkan, tapi sejauh ini belum terlihat memperlambat laju pasar stablecoin yang terus menggemuk. Para kritikus pun belum sepenuhnya yakin bahwa euro digital adalah obat yang tepat. Buat pembaca di Indonesia, pesan yang lebih besar barangkali ini: pertarungan antara uang swasta digital dan uang bank sentral baru saja dimulai, dan bank-bank tradisional mulai merasa kursinya digoyang.

Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share