Wallet Drainer adalah program jahat atau skrip penipuan yang dirancang untuk menguras seluruh aset kripto dan token digital dari dompet korban secara otomatis. Modus ini biasanya memancing korban menghubungkan dompet ke situs palsu, lalu meminta persetujuan tanda tangan digital yang tanpa disadari memberikan izin kepada pelaku untuk memindahkan seluruh isi aset tersebut.
๐ Cara baca: wo-let drey-ner
Penjelasan
Bayangkan kamu didatangi seseorang di pasar yang menawarkan hadiah gratis. Dia meminta kamu menandatangani selembar kertas yang katanya tanda terima hadiah. Padahal, kertas itu ternyata surat kuasa penuh yang membolehkan orang tersebut mengangkut semua barang berharga di rumahmu tanpa kamu sadari.
Wallet drainer bekerja persis seperti surat jebakan itu. Korban mengira sedang mendaftar acara atau menukar kupon biasa di internet, tetapi tombol yang diklik justru memberi izin kepada orang asing untuk menyedot habis simpanan uang digital mereka dalam hitungan detik.
Wallet drainer merupakan perangkat lunak berbahaya yang disematkan pada situs web penipuan atau phishing. Pelaku biasanya menyebarkan tautan melalui media sosial atau pesan pribadi dengan iming-iming pembagian token gratis, pencetakan karya digital, atau pembaruan sistem mendesak agar korban terpancing mengunjungi situs tersebut.
Ketika korban menghubungkan dompet kripto mereka ke situs palsu tersebut, skrip drainer akan memunculkan permintaan konfirmasi transaksi atau tanda tangan digital. Permintaan ini sengaja dirancang menyerupai proses masuk biasa, padahal sebenarnya memberikan hak kuasa kepada kontrak pintar pelaku untuk menarik aset dari dompet korban.
Begitu korban menyetujui transaksi tersebut, skrip secara otomatis mendeteksi aset paling berharga di dalam dompet, mulai dari koin bernilai tinggi hingga koleksi digital, lalu langsung mentransfernya ke alamat penipu tanpa perlu mengetahui kata sandi atau frasa pemulihan korban.
Secara teknis, wallet drainer mengeksploitasi fungsi otorisasi smart contract seperti approve dan setApprovalForAll pada standar token ERC-20 atau NFT, serta memanfaatkan skema tanda tangan off-chain EIP-712 dan permit (EIP-2612 atau Permit2). Dengan memperoleh tanda tangan kriptografis korban di luar rantai (gasless signature), pelaku dapat mengirim transaksi pencurian melalui relayer mereka sendiri tanpa membebani korban biaya gas, membuat serangan tampak seperti verifikasi login biasa padahal merupakan delegasi akses transfer aset secara penuh.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, aset kripto berstatus sebagai komoditi yang perdagangannya berada dalam pengawasan masa transisi dari Bappebti ke OJK. Meskipun exchange lokal resmi yang terdaftar sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) memiliki sistem keamanan internal untuk saldo pengguna, wallet drainer mengintai dompet pribadi non-kustodian yang dikelola mandiri oleh investor, mirip dengan modus kejahatan surat kuasa bodong atau tautan dokumen palsu via pesan daring yang kerap mengecoh masyarakat awam.
Contoh
Bayangkan kamu memiliki sebuah kebun buah yang lebat dan subur. Suatu hari, seorang calo datang menyodorkan formulir izin panen dengan alasan pendataan hasil tani. Tanpa membaca tulisan kecil di formulir, kamu menandatanganinya. Formulir itu ternyata memberi hak panen sepihak kepada sang calo. Dalam sekejap, calo tersebut datang membawa truk dan memetik habis seluruh buah mangga dan durian terbaik di kebunmu secara terang-terangan karena kamu sendiri yang telah memberi izin resmi di atas kertas.
Apakah wallet drainer bisa mencuri aset jika kita tidak menandatangani apa pun?
Tidak bisa, karena wallet drainer membutuhkan izin transaksi atau tanda tangan digital dari pemilik dompet untuk memindahkan aset, sehingga sekadar menghubungkan dompet tanpa mengonfirmasi transaksi berbahaya umumnya belum memicu pencurian.
Apakah aset yang dicuri oleh wallet drainer bisa dikembalikan?
Sangat sulit atau hampir mustahil dikembalikan karena transaksi di jaringan blockchain bersifat permanen dan tidak memiliki layanan pembatalan, sehingga langkah terbaik adalah segera mengamankan sisa aset ke dompet baru.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 1 Oktober 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




