๐Ÿ“… Selasa, 13 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Klaim Airdrop Shiba Inu Beredar 12 Oktober - Tim Resmi Tegaskan Itu Jebakan Wallet Drainer

Klaim Airdrop Shiba Inu Beredar 12 Oktober - Tim Resmi Tegaskan Itu Jebakan Wallet Drainer

Tautan airdrop palsu yang mencatut nama Shiba Inu beredar luas pada 12 Oktober 2026. Alih-alih membagikan token gratis, promosi itu murni penipuan setelah tim pengembang resmi SHIB mengonfirmasi bahwa klaim pembagian koin sama sekali tidak ada.

Peringatan dari tim pengembang datang ringkas dan tegas. Pengelola proyek menuliskan pesan langsung: ‘no such airdrop. this is a drainer’. Penegasan ini memastikan bahwa tautan yang disebarkan bukan program hadiah komunitas, melainkan alat pencuri aset digital yang sengaja disebar untuk menjerat pengguna.

Bahayanya terletak pada mekanisme teknis di balik tautan itu, yang tidak memerlukan pencurian kata sandi untuk mengosongkan dompet korban.

Bagaimana Wallet Drainer Menguras Saldo Korban

Wallet drainer bekerja sebagai kontrak pintar atau aplikasi jahat yang dirancang khusus untuk mengeksploitasi fitur persetujuan transaksi di ekosistem Web3. Korban biasanya diarahkan menuju situs tiruan yang menyerupai antarmuka resmi, lalu diminta menghubungkan dompet kripto mereka guna mengklaim airdrop. Saat tombol klaim ditekan, aplikasi meminta persetujuan izin (token approval) atas aset di dalam dompet. Begitu korban menandatangani persetujuan itu, kode jahat langsung mengambil kendali penuh dan memindahkan seluruh saldo token ke alamat pelaku tanpa konfirmasi lanjutan.

Modus ini mengulang pola lama penipuan yang marak bermunculan di tengah tren airdrop kripto. Pelaku memanfaatkan status Shiba Inu sebagai salah satu memecoin dengan komunitas terbesar di pasar digital. Antusiasme para pemegang token untuk mendapatkan alokasi gratis kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, terutama saat tautan palsu disebarkan lewat berbagai kanal komunitas.

Langkah Penyelamatan dan Data Kerugian yang Belum Diketahui

Pengguna yang telanjur berinteraksi dengan tautan airdrop palsu itu diminta bertindak cepat oleh tim pengembang. Pemilik dompet harus segera membuka layanan manajemen Web3 dan mencabut (revoke) seluruh persetujuan kontrak yang sempat diberikan. Langkah pencabutan ini memutus akses kontrak pintar ke saldo dompet, menghentikan penarikan liar sebelum sisa aset lain sempat dipindahkan oleh pelaku.

Terkait dampak finansial, belum ada angka kerugian yang dilaporkan resmi dari insiden 12 Oktober ini. Tim Shiba Inu belum merilis estimasi nilai aset yang hilang, serta belum merinci berapa banyak alamat dompet yang sempat terpancing menghubungkan akun mereka ke kontrak berbahaya itu.

Sistem Operasi Ledger Tak Pernah Dibobol - Tapi Implan eSIM CryptoBilis Curi Frasa Pemulihan Langsung dari Layar๐Ÿ“Œ Baca JugaSistem Operasi Ledger Tak Pernah Dibobol - Tapi Implan eSIM CryptoBilis Curi Frasa Pemulihan Langsung dari Layar

Bagi pemilik token maupun pemburu airdrop, prinsip keamanannya sederhana: proyek terpercaya tidak membagikan token gratis lewat situs dadakan yang meminta izin akses ke dompet Anda. Begitu ada permintaan persetujuan kontrak yang mencurigakan, di situlah penipuannya dimulai.

Dilansir dari CryptoTicker.

Baca juga: Influencer Pump.fun Raup $125.000 dari 49 Token - Masuk Sebelum Pengikutnya, Keluar Tiga Menit Kemudian


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share