๐Ÿ“… Senin, 5 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Janjikan Konversi X Money Tanpa KYC, Platform 'Revenue' Kuras Token USDG - Jejaknya Mengarah ke Sindikat $52 Juta

Janjikan Konversi X Money Tanpa KYC, Platform ‘Revenue’ Kuras Token USDG - Jejaknya Mengarah ke Sindikat $52 Juta

Firma keamanan blockchain Salus mengungkap operasi pencurian aset kripto yang bersembunyi di balik platform bernama “Revenue”. Aplikasi web ini memancing calon korban dengan tawaran layanan mengonversi saldo X Money menjadi aset kripto tanpa perlu melewati proses Know Your Customer (KYC). Di situsnya, mereka menjanjikan pencairan dana langsung ke dalam bentuk USDC, USDT, SOL, maupun ETH. Namun alih-alih menerima dana, pengguna justru mendapati token USDG di dompet mereka lenyap.

Untuk menarik perhatian pengguna kripto, pengelola Revenue menggunakan jasa influencer atau Key Opinion Leader (KOL). Peneliti Salus membandingkan metode promosi lewat influencer ini dengan taktik yang pernah dipakai oleh platform FomoPeek. Situs Revenue memuat sanggahan bahwa mereka tidak berafiliasi dengan X Corp dan bukan bagian resmi dari X Money, tetapi janji pencairan instannya tetap menjaring pengguna.

Persetujuan Tanpa Batas dalam Hitungan Detik

Pencurian ini bergantung pada manipulasi fitur permit signature di jaringan blockchain. Saat pengguna menghubungkan dompet dan mencoba melakukan konversi, platform Revenue menyodorkan permintaan persetujuan. Kenyataannya, tanda tangan itu memberikan akses tak terbatas bagi kontrak pintar penyerang untuk mengendalikan token USDG milik korban.

Begitu persetujuan diberikan, peretas langsung mengeksekusi fungsi transferFrom pada detik yang sama dalam satu transaksi beruntun. Rentetan perintah cepat ini membuat token USDG langsung berpindah tangan, dan pengguna hampir tidak memiliki celah waktu untuk menyadari kejanggalan atau membatalkan persetujuan itu.

Pola Aliran Dana Mengarah ke Sindikat Inferno Drainer

Hingga laporan ini dirilis, Salus belum menetapkan angka pasti mengenai total kerugian dari rentetan transaksi yang melibatkan Revenue. Penelusuran on-chain mengungkap temuan lain soal ke mana dana curian itu mengalir. Setiap kali dompet korban terkuras, sistem otomatis memecah hasil rampasan menjadi dua bagian: 20% dikirim ke satu alamat spesifik, sementara 80% sisanya masuk ke alamat lain.

Porsi pembagian 20/80 ini identik dengan skema bisnis Inferno Drainer-as-a-Service. Sindikat ini menyewakan infrastruktur peretasan kepada penipu lain dengan imbalan potongan komisi 20% dari setiap aksi pencurian. Inferno Drainer memiliki rekam jejak panjang di ekosistem kripto, dan sebelumnya dikaitkan dengan kerugian mencapai $52,74 juta dalam berbagai insiden pembobolan dompet.

Situs Sewa TRON Ini Kuras $69.000 dari 80 Korban - Ironisnya AI Google Gemini Menyebutnya Aman๐Ÿ“Œ Baca JugaSitus Sewa TRON Ini Kuras $69.000 dari 80 Korban - Ironisnya AI Google Gemini Menyebutnya Aman

Tawaran layanan konversi tanpa KYC selalu menemukan pasarnya sendiri di kalangan pengguna yang menghindari birokrasi bursa. Kasus Revenue menegaskan ulang bahwa kemudahan itu sering kali menjadi kedok untuk menyembunyikan permintaan persetujuan akses penuh.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Militer Yunani Dalangi Skema Ponzi Kripto $8 Juta - 10.000 Korban Tertipu Janji Untung 50 Hari


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share