๐Ÿ“… Kamis, 1 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Malaysia Sita 30 Mesin Mining Bitcoin Ilegal - Usut Rentetan Kebocoran Listrik $101 Juta

Malaysia Sita 30 Mesin Mining Bitcoin Ilegal - Usut Rentetan Kebocoran Listrik $101 Juta

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Dua pria di Seri Iskandar, Perak, berakhir di tangan kepolisian Malaysia setelah ketahuan menjalankan operasi penambangan Bitcoin ilegal. Divisi Investigasi Kriminal Distrik Perak Tengah, bekerja sama dengan perusahaan utilitas nasional Tenaga Nasional Bhd (TNB), menyita 30 mesin mining dalam penggerebekan terbaru ini.

Para pelaku menyadap listrik lewat koneksi tidak sah untuk memberi daya pada deretan perangkat mining mereka. Selain mesin penambang, tim gabungan turut menyita berbagai perangkat keras pendukung operasi, termasuk router internet, desktop switch, dan gulungan kabel listrik dari lokasi kejadian.

Kapolsek Perak Tengah, Supt Hafezul Helmi Hamzah, memberi peringatan keras soal modus pencurian daya ini. Sambungan kabel listrik yang tidak standar bukan cuma merugikan penyedia layanan utilitas, tapi membawa risiko pemicu kebakaran tinggi bagi bangunan serta warga sekitar. Kepolisian kini menyelidiki kasus ini dengan jerat ganda, yakni Pasal 427 KUHP Malaysia dan Pasal 37(1) Undang-Undang Pasokan Listrik 1990.

Pola Kejahatan yang Terus Berulang

Tangkapan di wilayah Seri Iskandar ini menjadi bagian dari rentetan panjang penindakan kepolisian di berbagai negara bagian. Pada Juli lalu, aparat meringkus dua orang di daerah Tronoh dan membongkar operasi serupa yang mempekerjakan 73 mesin mining yang disembunyikan di tiga properti berbeda.

Dua bulan sebelumnya pada Mei 2025, aparat di negara bagian Terengganu juga menyita 45 mesin serupa. Laporan TNB memperkirakan nilai listrik curian dalam kasus Terengganu mencapai RM36.000 per bulan hanya dari dua properti. Risiko kebakaran yang ditekankan oleh Kapolsek Perak Tengah pun sudah terbukti terjadi di lapangan. Pada Februari 2025, operasi penambangan Bitcoin ilegal di Kuala Lumpur baru terendus polisi setelah rentetan ledakan dan kepulan asap memicu kedatangan darurat petugas pemadam kebakaran, yang kemudian menemukan instalasi kelistrikan yang sudah dimodifikasi pelaku.

Biaya Mahal di Balik Listrik Gratis

Meski polisi terus melakukan penggerebekan, skala pencurian daya ini sudah membebani keuangan TNB bertahun-tahun. Laporan resmi perusahaan mencatat kerugian utilitas nasional akibat penambangan Bitcoin ilegal berawal dari RM5,9 juta pada 2020. Angka kerugian melompat ke RM140,4 juta pada 2021, sebelum akhirnya tercatat pada RM124,9 juta di 2022 dan RM67,1 juta sepanjang tahun 2023.

Kriminal Prancis Cuci Uang Hasil Perampokan $667 Ribu Lewat Kripto - Tapi Kedoknya Runtuh Akibat Hobi Pamer di Medsos๐Ÿ“Œ Baca JugaKriminal Prancis Cuci Uang Hasil Perampokan $667 Ribu Lewat Kripto - Tapi Kedoknya Runtuh Akibat Hobi Pamer di Medsos

Total kumulatif kerugian perusahaan penyedia utilitas nasional Malaysia dari aktivitas bawah tanah ini melewati batas RM440 juta, atau sekitar $101 juta, dalam empat tahun pemantauan itu. Selama operator tambang gelap terus mencari celah listrik tak berbayar demi memaksimalkan margin keuntungan, aparat keamanan dan petugas utilitas masih harus berkejaran dengan waktu untuk memutus tiap kabel tersembunyi yang merugikan publik.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: OpenAI Tarik Rem Darurat - Agen AI Mereka Kepergok Pungut Kunci di GitHub Demi Data Sensus AS


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share