Penipu menyamar sebagai seniman generatif Tyler Hobbs untuk mempromosikan pencetakan palsu NFT QQL di jaringan Ethereum. Aksi penipuan yang terdeteksi pada 20 Oktober 2026 ini menyebarkan klaim bohong bahwa proses minting proyek seni itu telah dibuka kembali.
Peringatan terbuka datang dari VP of Blockchain Yuga Labs dengan nama akun @0xQuit melalui platform X. Ia memperingatkan bahwa beberapa akun palsu berupaya meyakinkan publik bahwa penjualan QQL aktif lagi, padahal faktanya tidak ada pembukaan kembali. Penipuan ini menelan korban: setidaknya satu orang dilaporkan mendapati dompetnya dikuras, sementara satu calon korban lainnya berhasil selamat berkat proteksi dari alat keamanan Pocket Universe.
Menyalin Persis Skema Lelang 2022
Dalam menjalankan modusnya, para penipu mempromosikan lelang Belanda (Dutch auction) palsu yang menawarkan 900 QQL Mint Pass dengan harga pembuka 50 ETH. Angka dan struktur penawaran ini dirancang dengan menyalin persis detail lelang asli QQL yang digelar pada September 2022.
Pada lelang aslinya di September 2022, proyek seni generatif kolaboratif garapan Tyler Hobbs dan Dandelion Manรฉ ini menjual 900 Mint Pass ke publik di jaringan Ethereum. Lelang dibuka pada level 50 ETH dan terus menurun hingga ditutup di harga 14 ETH per pass. Seluruh tiket terjual habis dalam kurun kurang dari satu jam, mengumpulkan dana 12.600 ETH atau bernilai sekitar $16,7 juta pada saat transaksi berlangsung. Proyek ini sendiri memiliki total suplai 999 pass, dengan rincian 900 tiket untuk publik dan 99 tiket dicadangkan.
Tiket Asli Tidak Pernah Kedaluwarsa
Para pemegang tiket asli sebenarnya tidak terikat tenggat waktu apa pun untuk mencetak karya mereka. Dokumentasi resmi QQL menegaskan bahwa Mint Pass resmi tidak pernah kedaluwarsa. Pemilik sah tiket lelang masih dapat mencetak NFT QQL mereka kapan saja langsung melalui sistem resmi tanpa perlu menunggu pembukaan lelang baru.
Pihak pengelola QQL sudah memperingatkan keberadaan koleksi Mint Pass palsu di dalam dokumentasi resmi mereka. Pembeli disarankan untuk selalu memeriksa tautan resmi sebelum melakukan transaksi apa pun agar terhindar dari kontrak tiruan.
Detail Penipu yang Masih Tertutup
Dalam peringatan yang diunggahnya, @0xQuit tidak mengidentifikasi akun-akun penipu yang terlibat maupun menampilkan tangkapan layar dari unggahan yang dimaksud. Jumlah total kerugian finansial yang timbul dari aksi penipuan ini juga belum dikonfirmasi secara independen.
๐ Baca JugaYuga Labs Bawa Kartu Mudwater ke Solana - Pemegang NFT Kera Dapat 171 Ribu Pack Gratis
Peristiwa ini memperlihatkan celah yang kerap dimanfaatkan pelaku dengan mendaur ulang data historis yang valid untuk mengelabui korban. Bagi pemilik dompet kripto, pemasangan alat keamanan transaksi seperti Pocket Universe membuktikan fungsi nyatanya dalam membedakan interaksi kontrak resmi dari upaya pengurasan aset.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu NFT dan Cara Kerjanya?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




