๐Ÿ“… Rabu, 7 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Polymarket Rombak Mesin Kontrak Pintar Berusia 7 Tahun - Siapkan Panggung Ekspansi Lintas Blockchain

Polymarket Rombak Mesin Kontrak Pintar Berusia 7 Tahun - Siapkan Panggung Ekspansi Lintas Blockchain

Polymarket membongkar fondasi utamanya. Platform pasar prediksi ini mulai merilis Protocol V2 pada Senin, 6 Oktober 2026. Pembaruan itu menggantikan infrastruktur kontrak pintar mereka yang sebelumnya mengandalkan basis kode dari tahun 2019.

Head of Protocol Polymarket, Rajath Alex, mengumumkan peluncuran sistem baru itu melalui unggahan di X. Fokus perombakannya ada pada standardisasi agunan. Protocol V2 menetapkan Polymarket USD (pUSD) sebagai satu-satunya token kolateral di seluruh pasar taruhan platform.

Pilihan jatuh pada pUSD yang memiliki nilai backing rasio 1:1 dari stablecoin USDC terbitan Circle. Token kolateral ini sebenarnya sudah diperkenalkan lebih dulu dalam pembaruan pada bulan April 2026.

Sistem Oracle dan Kontrak yang Fleksibel

Di balik layar, Protocol V2 memperkenalkan komponen arsitektur baru bernama OracleAggregator. Sistem ini menghubungkan mesin Polymarket ke berbagai penyedia oracle eksternal, termasuk UMA dan Chainlink. OracleAggregator bertindak sebagai penentu akhir untuk memastikan data setiap hasil pasar akurat sebelum kemenangan dibagikan.

Sifat kontrak pintar V2 kini juga menjadi upgradeable melalui proses governance yang aman. Desain baru ini memotong beban kerja para pengembang, sehingga mereka tidak perlu merilis kontrak pintar dari nol setiap kali ada penambahan fitur.

Tiga firma keamanan web3 yakni Cantina, Quantstamp, dan Zellic telah selesai mengaudit Protocol V2 demi menjamin keamanannya. Verifikasi formal tambahan ikut dilakukan oleh Certora. Sebagai jaring pengaman, Polymarket menyediakan program bug bounty hingga $5 juta untuk setiap temuan kerentanan kritis.

Jalan Menuju Ekspansi Lintas Rantai

Proses transisi ke Protocol V2 berjalan perlahan. Polymarket masih menjalankan tahap pengujian pada sejumlah pasar yang berstatus live hingga 30 Oktober. Target tentatif mereka jatuh pada 2 November untuk mengalihkan seluruh pembuatan pasar baru ke mesin V2.

Pengguna biasa tidak perlu khawatir dengan perubahan teknis. Posisi taruhan dan kolateral yang sudah berjalan di pasar lama tidak akan dikonversi ke V2, sehingga peserta tidak membutuhkan langkah migrasi apa pun.

Ondo Bawa Saham Pra-IPO AI ke Dompet Kripto 24 Jam - Pembeli Dapat Hak Ekonomi Tanpa Lembar Saham๐Ÿ“Œ Baca JugaOndo Bawa Saham Pra-IPO AI ke Dompet Kripto 24 Jam - Pembeli Dapat Hak Ekonomi Tanpa Lembar Saham

Saat ini Polymarket beroperasi penuh di jaringan Polygon, namun infrastruktur baru mereka dirancang khusus untuk ekspansi ke luar ekosistem itu. V2 sudah dibangun agar mampu mendukung transfer posisi, kolateral, dan penyaluran data hasil akhir antar berbagai blockchain berbeda.

Manajemen Polymarket belum mengungkap blockchain mana yang menjadi target ekspansi atau kapan fitur cross-chain menyala, tetapi fondasi teknisnya kini sudah terbangun. Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Solana dan JPMorgan Rombak Jalur Penyelesaian Institusi - Siklus Kliring 2 Hari Dipangkas Jadi Detik


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share