Bank multinasional Inggris Standard Chartered memproyeksikan stablecoin USDe terbitan Ethena akan tumbuh delapan kali lipat dari $5 miliar menjadi $40 miliar pada akhir 2028. Riset bank itu juga mematok target harga token ENA di $2 pada periode yang sama - lompatan sekitar 7 kali lipat dari harga $0,28 saat laporan dipublikasikan.
Di pasar spot, ENA diperdagangkan di kisaran $0,27 dengan kapitalisasi pasar $2,65 miliar pada hari laporan keluar. Token ini mencatat kenaikan 28% dalam sepekan terakhir dan melesat 77% selama satu bulan ke belakang. Prediksi pertumbuhan USDe sedikit melampaui tren pertumbuhan pasar stablecoin, sejalan dengan ramalan Standard Chartered bahwa Bitcoin akan menyentuh $300.000 dan Ethereum $18.000 pada akhir 2028. Di luar kripto, pasar tokenized assets global ikut diproyeksikan membesar dari $350 miliar ke $4 triliun pada tahun yang sama.
Sumber Imbal Hasil Baru
Penurunan imbal hasil dari basis trade kripto tradisional mendorong Ethena berekspansi mencari sumber yield lain. Protokol itu mulai masuk ke sektor DeFi, institutional lending, real-world assets (RWA), hingga basis trade ekuitas dan komoditas. Berbagai sumber imbal hasil gabungan itu saat ini membuahkan blended yield di tingkat 5,2%.
Kalkulasi Buyback ENA
Keputusan tata kelola Ethena pada awal September lalu menyetujui aktivasi fee switch yang mengubah arah aliran dana. Aturan baru itu mewajibkan 95% pendapatan bersih masuk ke program buyback ENA setelah pasokan USDe menembus titik target tertentu.
Pada skenario pasokan USDe mencapai $25 miliar, Ethena mengestimasi mekanisme buyback itu bisa menyerap $375 juta per tahun untuk membeli token ENA dari pasar. Angka perhitungan itu mengasumsikan tingkat imbal hasil kotor 6% dengan rasio pengambilan pendapatan bersih 25%.
Standard Chartered menyoroti dampak mekanisme buyback itu. Jika USDe benar-benar menyentuh $40 miliar sementara harga token ENA tidak berubah, volume buyback tahunannya akan setara dengan 23% dari seluruh kapitalisasi pasar ENA yang beredar. Bank itu menilai tekanan beli sebesar itu tidak berkelanjutan jika harganya tetap stagnan, sehingga harga ENA diprediksi otomatis terdorong naik.
๐ Baca JugaSaham Reksa Dana Franklin Templeton Resmi Jadi Jaminan Trading di Bybit - Modal Tak Perlu Dijual, Yield Tetap Jalan
Target harga $2 tampak berjarak jauh dari level $0,27 hari ini, tapi landasan proyeksinya murni bersandar pada matematika arus kas. Ketika sebuah entitas mengalihkan hampir seluruh pendapatannya untuk menyerap pasokan tokennya sendiri dari pasar, arah harga biasanya akan mengekor ke mana arus uang itu mengalir.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Baca juga: DEX DYORSWAP Terkecoh Mainnet Palsu GIWA - 766 ETH Melayang Sebelum Proyek Aslinya Rilis
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




