๐Ÿ“… Kamis, 13 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Strategy Jual Rugi Bitcoin Saat Harga Jatuh 50% - Ironinya Institusi Justru Pindahkan $365 Juta ke Ethereum

Strategy Jual Rugi Bitcoin Saat Harga Jatuh 50% - Ironinya Institusi Justru Pindahkan $365 Juta ke Ethereum

Aliran modal institusi resmi berbalik arah. Selama Juli 2026, ETF Ethereum spot menarik dana bersih $365 juta dan mencetak rekor bulanan tertingginya. Pada bulan yang sama, ETF Bitcoin spot hanya mampu meraup $205 juta - angka penerimaan terburuk sepanjang masanya. Ini menandai kali pertama Ethereum melampaui Bitcoin dalam kompetisi menarik modal segar institusi.

Pergeseran minat ini juga terlihat jelas di bursa terbuka. Sepanjang Juli, rasio ETH/BTC di Binance naik 11%, bergerak naik dari angka 0,027 menjadi 0,030.

Tekanan Jual dari Pemain Lama

Bitcoin masih terjebak dalam siklus penurunan yang dalam. Setelah menyentuh level harga $126.080 pada Oktober 2025, nilainya anjlok ke bawah $60.000 pada Mei 2026 - sebuah koreksi lebih dari 50%.

Tren turun ini memaksa pemegang besar untuk mengurangi risiko. Strategy, entitas investasi yang dulu dikenal sebagai MicroStrategy, mulai menjual kepemilikan Bitcoin mereka pada bulan Juli 2026. Perusahaan melepas aset senilai $218 juta dalam empat minggu berturut-turut. Manuver ini dilakukan ketika mereka sedang menanggung kerugian tak terealisasi yang mencapai $8,2 miliar.

Kondisi makroekonomi turut memberi beban tambahan bagi Bitcoin. Bank sentral Amerika Serikat menahan tingkat suku bunga di kisaran 4,25%-4,5% sepanjang paruh pertama 2026. Bunga tinggi ini menaikkan biaya peluang bagi manajer aset. Mereka memilih menahan masuknya modal baru ke Bitcoin karena aset ini tidak memberikan imbal hasil pasif di saat instrumen lain menawarkan bunga kompetitif.

Imbal Hasil Staking Mengubah Aturan Main

Institusi kini mengukur Ethereum dengan metrik yang berbeda. Narasi investasi bergeser dari sekadar klaim emas digital menjadi jaringan penyelesaian transaksi yang rutin menghasilkan yield.

Titik terang regulasi muncul ketika SEC dan CFTC menerbitkan panduan interpretasi bersama pada 17 Maret 2026. Dua pengawas pasar ini akhirnya menetapkan bahwa imbal hasil staking bukan tergolong sekuritas.

Fidelity Ajukan Fitur Staking ETF Ethereum - Rencanakan Bagi Hasil Tunai Setiap Kuartal๐Ÿ“Œ Baca JugaFidelity Ajukan Fitur Staking ETF Ethereum - Rencanakan Bagi Hasil Tunai Setiap Kuartal

BlackRock langsung memanfaatkan kepastian hukum ini dengan meluncurkan iShares Staked Ethereum Trust ETF (ETHB) pada bulan yang sama. Produk ini memberikan imbal hasil staking kotor 3,1% sampai 3,3%. Setelah dipotong berbagai biaya manajemen, pemegang unit masih mengantongi hasil bersih antara 1,9% sampai 2,6%.

Untuk mengelola dana ini, BlackRock mematok biaya 0,25% yang dipotong menjadi 0,12% pada tahun pertama. Bersama Coinbase sebagai kustodian, perusahaan juga mengambil jatah 18% dari pendapatan staking ini. Kepastian bisnis ini langsung memicu kompetisi; Fidelity dan Franklin Templeton saat ini berada dalam antrean regulator untuk merilis ETF staking serupa.

Rotasi ratusan juta dolar ini bukan hanya cerita tentang Ethereum yang memenangkan sentimen bulanan. Peristiwa ini menunjukkan institusi mulai menerapkan kriteria keuangan tradisional ke pasar kripto - mereka memprioritaskan aset berimbal hasil saat pertumbuhan harga melambat. Bagi investor ritel yang masih setia memegang Bitcoin, ini peringatan nyata bahwa hitungan matematis selalu menang melawan loyalitas emosional di meja uang Wall Street.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share