๐Ÿ“… Senin, 28 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Layer-2 Sokongan Upbit Bantah Isu Kebocoran RPC Mainnet - Jaringannya Saja Belum Ada

Layer-2 Sokongan Upbit Bantah Isu Kebocoran RPC Mainnet - Jaringannya Saja Belum Ada

Rumor kebocoran titik akhir (endpoint) RPC mainnet sempat menyebar di media sosial dan menargetkan GIWA - jaringan Layer-2 Ethereum yang dibangun menggunakan OP Stack dalam ekosistem Optimism. Tim pengembang langsung menepis kabar itu dengan satu alasan teknis yang tak bisa dibantah: jaringan utama mereka sama sekali belum beroperasi.

Proyek yang mendapat sokongan dari bursa kripto asal Korea Selatan, Upbit, itu mengonfirmasi bahwa insiden kebocoran RPC mainnet mustahil terjadi. Tim menegaskan bahwa GIWA masih sepenuhnya berada dalam tahap pengembangan aktif dan belum merilis versi mainnet ke publik, sehingga tidak ada infrastruktur utama yang bisa bocor.

Hanya Ada Jaringan Uji Coba

Untuk meluruskan simpang siur status jaringan, tim pengembang mengarahkan pengguna membaca dokumentasi teknis resmi mereka. Catatan itu eksplisit menunjukkan GIWA baru menyediakan jaringan uji coba publik bernama GIWA Sepolia, yang bisa diakses lewat tautan sepolia-rpc.giwa.io.

Fasilitas kedua yang mereka buka adalah endpoint uji bernama Flashblocks. Fitur ini dirancang khusus untuk memungkinkan pra-konfirmasi transaksi dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan blok biasa. Namun, baik jaringan GIWA Sepolia maupun endpoint Flashblocks saat ini berstatus terbatas, dengan sistem kuota pemakaian (rate-limited) yang mengikat setiap penggunanya demi menjaga stabilitas uji coba.

Daftar smart contract resmi proyek ini turut memperkuat bantahan pengembang. Seluruh kontrak pintar yang terdaftar hanya mencakup jaringan uji coba Sepolia. Pada kolom bagian mainnet di dokumentasi yang sama, statusnya masih dilabeli dengan keterangan tertulis “under development”, sementara ketersediaan endpoint produksi masih diberi tanda “coming soon”.

Waspada Skema Penipuan

Pengembang merespons isu tanpa dasar ini dengan peringatan bagi pengguna kripto menjelang jadwal peluncuran proyek mereka. Mereka meminta komunitas kripto luas untuk selalu mempraktikkan riset mandiri (DYOR) setiap kali berhadapan dengan klaim peluncuran awal yang beredar di platform media sosial.

ETF Ethereum Catat Inflow Lima Hari Berturut - Tapi Uang Tunai di Binance Justru Melonjak 552%๐Ÿ“Œ Baca JugaETF Ethereum Catat Inflow Lima Hari Berturut - Tapi Uang Tunai di Binance Justru Melonjak 552%

Langkah hati-hati mutlak diperlukan karena aktor jahat sering mengeksploitasi momentum peluncuran, nama GIWA, dan label dukungan Upbit untuk merancang skema kejahatan. Tautan RPC palsu kerap dipasang sebagai umpan penipuan untuk menguras aset milik pengguna yang terburu-buru mencari jalan pintas untuk masuk ke jaringan baru lebih awal.

Bagi pengembang maupun calon pengguna, dokumentasi resmi proyek tetap memegang otoritas penuh atas status jaringan. Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya

Baca juga: ETF Ethereum Catat Inflow Lima Hari Berturut - Tapi Uang Tunai di Binance Justru Melonjak 552%


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share