GetTrumpMemes kembali menjadwalkan acara tatap muka untuk pemegang token utamanya. Platform memecoin itu baru saja mengumumkan jamuan makan malam ketiga bagi 185 pemilik token TRUMP teratas. Acara akan berlangsung pada 22 November 2026 di Trump National Golf Club, Washington DC. Untuk mendapat kursi, peserta dinilai berdasarkan satu syarat: mengamankan saldo TRUMP tertinggi sepanjang periode perhitungan antara 30 September hingga 12 November 2026.
Jadwal acara akhir tahun meneruskan pertemuan serupa yang sudah berjalan dua kali. Pada Mei 2025, sebanyak 220 pemilik token berkumpul di lokasi yang sama di ibu kota. Pola itu berlanjut pada April 2026 saat 297 tamu mendatangi resor Mar-a-Lago di Florida. Data pertemuan pertama menunjukkan Justin Sun hadir sebagai tamu dengan simpanan terbesar bernilai sekitar $19 juta TRUMP. Agenda itu sempat menjadi perhatian publik karena tak lama berselang, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) menuntaskan penyelesaian hukum dengan Sun senilai $10 juta.
Batas Akses dan Pelanggaran Etika
Politisi langsung merespons pengumuman GetTrumpMemes. Senator Chris Coons menulis tanggapannya lewat platform Bluesky dan menyebut acara makan malam itu sebagai wujud korupsi. Kritik senada datang dari Robert Weissman yang mewakili lembaga pengawas Public Citizen. Ia menilai pertemuan khusus itu membawa dua skenario yang sama-sama bermasalah bagi etika kepresidenan.
“Dalam kasus terbaik, ini tidak etis dan memalukan. Dalam kasus terburuk, ini adalah bentuk akses berbayar ke presiden,” ujar Weissman.
Data finansial para pendukung turut memperkuat argumentasi kelompok pengkritik. Laporan sebelumnya mencatat jajaran investor kripto yang terhubung dengan proyek Donald Trump membukukan kerugian gabungan hingga $4,7 miliar. Catatan merugi itu bertolak belakang dengan dokumen pengungkapan keuangan Trump untuk tahun 2025. Melalui dokumen laporannya, sang presiden mencatatkan pendapatan $1,4 miliar dari sektor kripto, termasuk dari aktivitas memecoin TRUMP.
Dampak Langsung ke RUU CLARITY
Sikap antipati terhadap proyek kripto keluarga Trump berbuntut panjang ke tingkat perumusan undang-undang. Senator Ellissa Slotkin mempertegas pandangan itu saat ia memutuskan menolak pengesahan CLARITY Act. Slotkin beralasan Trump beserta keluarganya mengantongi keuntungan miliaran dolar dari kripto, dan sebagian besar bersumber dari praktik mengeruk uang warga negara Amerika.
Alasan Slotkin mewakili sikap penolakan kubunya saat pemungutan suara Senat pada 15 September 2026. Upaya mendorong CLARITY Act kandas setelah hanya meraih 49 suara setuju berbanding 50 menolak, tertinggal dari syarat mayoritas 60 suara. Keseluruhan senator Demokrat yang hadir pada hari itu memberi suara menolak rancangan undang-undang kejelasan aset digital itu.
๐ Baca JugaDogeOS Buka Testnet Publik - Dogecoin Kini Punya DeFi dan 15 Game Tanpa Sentuh Base Layer
Kegagalan pemungutan suara memotong sisa waktu bagi masa depan kerangka hukum kripto di Amerika Serikat. Jendela pembahasan bagi Senat untuk membuka lagi CLARITY Act sebelum beranjak ke sesi legislatif 2027 semakin menyempit. Dinamika ini membebani industri karena proyeksi elektoral mengisyaratkan perpindahan mayoritas kursi DPR dan Senat ke tangan Demokrat. Ketika ribuan investor ritel menanggung rugi dan regulasi tertahan di Senat, jamuan makan malam bagi ratusan investor besar justru memperjelas arah kritik pihak oposisi.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: DogeOS Buka Testnet Publik - Dogecoin Kini Punya DeFi dan 15 Game Tanpa Sentuh Base Layer
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




