Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menerbitkan usulan kerangka regulasi kustodi kripto pada 1 Oktober 2026 untuk manajer investasi terdaftar dan reksa dana. Aturan baru ini dirancang khusus menggantikan ketentuan lama yang tidak pernah memfasilitasi keberadaan aset digital.
Langkah ini memecah jalan buntu bagi manajer investasi yang terhalang aturan penitipan aset konvensional.
Syarat Berlapis Kustodi Mandiri
Di bawah draf baru, SEC mengizinkan praktik kustodi mandiri (self-custody) dengan syarat ketat oleh para penasihat investasi. Praktik ini hanya sah dilakukan jika kustodian berkualifikasi (qualified custodian) memang belum tersedia di pasar untuk aset terkait. Manajer investasi juga wajib menunjukkan keahlian memadai dalam menangani aset digital, dan keseluruhan sistem penyimpanan mereka wajib direview ulang setiap kuartal.
Opsi penitipan aset ikut meluas hingga ke tingkat wilayah. Perusahaan perwalian yang memiliki piagam negara bagian (state-chartered trust companies) sekarang diizinkan menjadi kustodian resmi untuk aset kripto milik klien dan reksa dana. Ketentuan turunan di dalam draf juga memperbarui syarat audit laporan keuangan penasihat investasi, sekaligus merapikan aturan layanan kustodian broker-dealer untuk reksa dana.
Ketua SEC Paul Atkins menyatakan aturan lama sudah tidak mengikuti perkembangan industri keuangan digital. Dia menyebut proposal baru akan menggantikan ketidakpastian abu-abu dari aturan era lampau yang menahan laju institusi. Periode komentar publik akan terbuka selama 60 hari penuh setelah dokumen resmi dimuat di Federal Register.
Pengganti Kegagalan Senat
Draf regulasi kustodi meluncur ke publik tidak lama setelah rancangan undang-undang kripto CLARITY Act gagal disahkan oleh Senat. Rancangan itu kandas setelah hanya meraup 49 dukungan berbanding 50 suara penolakan, kurang dari batas 60 suara mayoritas. Dokumen terbaru ini akhirnya melengkapi agenda kripto mandiri SEC yang sebelumnya telah merilis Innovation Exemption untuk sektor tokenisasi sekuritas dan Regulation Crypto Assets untuk jalur penggalangan dana digital.
๐ Baca JugaEU Bidik Minecraft dan Valorant soal Taktik Mata Uang Virtual - Kripto Justru Lolos dari Jerat
Perilisan aturan membawa catatan perpisahan di internal komisi. Proposal kustodi menjadi karya terakhir yang ditangani oleh Komisioner Hester Peirce, tokoh yang dijuluki “Crypto Mom”, sebelum ia resmi mengundurkan diri pada hari Jumat, 3 Oktober.
Kepergian Peirce membuat susunan pimpinan SEC menyusut menjadi hanya dua komisioner yang tersisa. Untuk mencegah kelumpuhan operasional, SEC telah mengubah syarat kuorum pengambilan keputusan. Rapat kini diakui sah hanya dengan dua komisioner dari batas sebelumnya tiga orang, bahkan satu komisioner bisa menyetujui aturan baru sendirian jika anggota komisioner lainnya memiliki konflik kepentingan.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Industri Kripto $3 Triliun Kini Cuma Diawasi Tiga Orang - ‘Crypto Mom’ Mundur dari SEC Jumat Ini
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




