Arus modal institusional kembali putar arah setelah investor menarik 1.059 BTC senilai $91,72 juta dari ETF Bitcoin spot pada 6 Oktober 2026. Catatan harian dari @lookonchain memutus tren positif yang baru saja terbentuk, di mana ETF Bitcoin sempat menyerap modal masuk hingga $241 juta pada hari-hari pertama bulan ini.
Meski mencetak rapor merah harian, arus bersih ETF Bitcoin masih bertahan di wilayah hijau untuk hitungan tujuh hari terakhir. Produk investasi itu mempertahankan surplus 1.074 BTC, sebanding dengan nilai $93 juta, menandakan sebagian besar dana dari awal bulan masih mengendap di pasar.
Kenapa Kondisi Ethereum Lebih Suram
Tekanan jual di kubu Ethereum melaju lebih tajam, terbukti dari hilangnya 21.432 ETH atau setara $58,29 juta hanya dalam tempo 24 jam. Arus keluar harian itu terlihat makin dalam jika diukur pada rentang waktu mingguan.
Sepanjang tujuh hari terakhir, produk investasi Ethereum spot menderita arus keluar bersih 79.193 ETH senilai $215,37 juta. Catatan merah itu mengonfirmasi narasi sentimen yang sudah terbangun sebelumnya: uang besar pelan-pelan menjauhi ekosistem Ether, bahkan di saat Bitcoin masih sanggup menahan modal institusi.
Dua Dunia yang Saling Bertolak Belakang
Saat arus dana institusional menyusut, seorang pedagang besar malah mengambil langkah beli persis di tengah kondisi pasar yang tidak menentu. Trader di balik dompet 0x13da baru saja membuka posisi long dengan pengungkit 5x pada token Solana berbekal catatan kemenangan 78%.
Pedagang yang sudah membukukan keuntungan bersih $4,74 juta itu memasukkan modal pada 164.642 SOL, bernilai sekitar $19,78 juta saat dibuka. Dengan pengungkit 5x, batas likuidasi posisinya berada pada harga $99,68.
Pertaruhan margin senilai nyaris $20 juta itu memperlihatkan dua arus yang berlawanan di pasar: institusi mulai mengurangi kepemilikan aset pasif mereka lewat ETF, sementara pelaku kripto perorangan masih berani menaikkan risiko. Uang mungkin perlahan keluar dari pintu depan bursa konvensional, tapi selera risikonya masih mengalir deras di meja kontrak berjangka.
๐ Baca JugaSetahun Sejak Rekor $126.000, Harga Bitcoin Cuma Turun 32% - Tapi Obligasi 5,7% Bawa Ancaman Baru
Dilansir dari @lookonchain di X.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Setahun Sejak Rekor $126.000, Harga Bitcoin Cuma Turun 32% - Tapi Obligasi 5,7% Bawa Ancaman Baru
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




