Jadwal peluncuran fitur baru di XRP Ledger (XRPL) dipastikan molor. Upgrade Batch yang sedianya aktif pada 29 September 2026 terpaksa ditunda setidaknya sepuluh hari menjadi 9 Oktober 2026 akibat fluktuasi dukungan di tingkat validator.
Aturan baku di dalam jaringan menjadi pemicu penundaan. Dukungan dari para validator sempat turun sesaat hingga di bawah batas minimal 80%. Dalam ekosistem XRPL, jatuhnya tingkat persetujuan di bawah ambang batas itu akan langsung mereset ulang masa hitung mundur dua minggu yang wajib dilalui sebelum sebuah amendemen bisa diaktifkan.
Satu Paket Transaksi “All-or-Nothing”
Fitur Batch membawa perubahan teknis mendasar bagi penggunanya. Pembaruan ini dirancang agar pengguna bisa menggabungkan maksimal delapan transaksi ke dalam satu proses eksekusi tunggal.
Mekanisme penggabungan beroperasi dengan prinsip “all-or-nothing”. Kedelapan transaksi di dalam paket itu harus dieksekusi seluruhnya, atau batal sama sekali jika ada satu saja yang terkendala. Desain ini ditujukan untuk memfasilitasi operasional yang kompleks, seperti menjalankan transaksi pembayaran berbarengan dengan pengiriman aset tokenisasi pada waktu bersamaan.
Perbaikan teknis bernama BatchV1_1 akhirnya memulihkan dukungan dari pengelola node. Catatan pada 25 September 2026 menunjukkan 30 dari 35 validator tepercaya telah kembali memberikan suara setuju. Kembalinya 30 entitas ini memulai ulang jam hitung mundur menuju rilis baru pada 9 Oktober.
Nasib Serupa di Pembaruan Lain
Merosotnya dukungan konsensus dalam periode ini tidak hanya menimpa satu usulan. Amendemen bernama PermissionDelegationV1_1 juga ikut terhambat oleh dinamika suara para validator.
Fokus amendemen kedua ada pada fungsi keamanan dan tata kelola dompet. Lewat fitur ini, pemilik akun dapat mendelegasikan wewenang dompet mereka kepada pihak lain tanpa perlu membagikan private key rahasia. Sama seperti Batch, usulan pendelegasian ini juga mencatat penurunan persetujuan dari validator yang berujung pada mundurnya jadwal aktivasi.
๐ Baca JugaSolana Rombak Validator Demi Finalitas 150 Milidetik - Tapi Siap-siap Lihat Grafik Transaksi Anjlok
Pulihnya kuorum persetujuan di pengujung September memberi indikasi bahwa penundaan murni penyesuaian teknis di balik layar. Insiden ini kembali menegaskan cara kerja jaringan terdesentralisasi - kuorum 80% adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




