XRP Ledger memulai hitung mundur 14 hari menuju aktivasi amandemen PermissionDelegationV1_1 pada 21 September 2026. Sebanyak 29 dari 35 validator tepercaya telah memberikan persetujuan, memungkinkan fitur baru untuk aktif di jaringan utama pada 5 Oktober 2026 pukul 11:18 UTC.
Syarat peluncurannya bersandar pada konsistensi dukungan validator. Aturan jaringan menetapkan ambang batas minimum persetujuan di level 80 persen, setara dengan 28 dari 35 validator. Jika suara pendukung merosot di bawah batas minimum itu sebelum periode 14 hari selesai, penghitung waktu akan langsung direset dan proses harus berulang dari awal.
Upaya Kedua Menutup Celah
Pembaruan protokol merupakan percobaan kedua bagi ekosistem XRP. Versi awal dari sistem delegasi ditarik kembali karena membawa celah keamanan di tingkat dasar. Kelemahan pada iterasi pertama memungkinkan penyerang memaksa akun lain membayar ongkos untuk transaksi tanpa tanda tangan yang benar. Akibatnya, saldo XRP milik korban berisiko terkuras melalui manipulasi biaya transaksi.
Tim pengembang merombak kode untuk menutup kelemahan itu di versi PermissionDelegationV1_1. Amandemen masuk sebagai bagian dari pembaruan perangkat lunak xrpld 3.3.0. Pembaruan yang sama turut membawa sederet fungsi tambahan ke dalam jaringan, mencakup fitur BatchV1_1, ConfidentialTransfer, DynamicMPT, serta Sponsor.
Pemisahan Otoritas dan Kunci Utama
Fungsi utama delegasi terletak pada cara ia membagi hak akses pengguna. Sistem baru memungkinkan satu akun XRP untuk menyerahkan wewenang terbatas kepada pihak lain demi menjalankan tugas spesifik, seperti mengeksekusi pembayaran. Pembagian izin berjalan tanpa mengharuskan pemilik akun menyerahkan kendali atas kunci utama mereka.
Arsitektur pendelegasian memberi solusi praktis bagi institusi keuangan seperti penerbit stablecoin. Mereka dapat menjaga kunci utama tersimpan di penyimpanan luring (offline) tanpa akses internet. Di sisi lain, sistem kepatuhan (compliance) yang wajib terus terhubung ke jaringan bisa menerima izin khusus sekadar untuk menyetujui pelanggan memegang token.
๐ Baca JugaZcash Pangkas Waktu Blok Jadi 25 Detik - Tapi Konsekuensinya Dana di Dompet Lama Terancam Beku Permanen
Kapasitas pembagian wewenang dirancang untuk menampung banyak kebutuhan sekaligus. Setiap akun perwakilan sanggup memuat hingga 10 izin berbeda dari pihak lain. Pemilik akun utama memegang kendali tertinggi, dengan kemampuan penuh untuk merevisi batasan atau mencabut izin seketika saat operasional tak lagi membutuhkannya.
Bagi entitas bisnis yang mengincar efisiensi transaksi harian, pemisahan lapis keamanan dan kepatuhan ini menjawab kebutuhan antara menjaga aset tetap utuh tanpa koneksi internet dan kebutuhan menyetujui aktivitas pelanggan seketika. Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




