Proposal 68 di ZetaHub ditutup pada 20 September 2026 pukul 14:58:18 UTC dengan hasil telak. Sebanyak 99,4% suara menyetujui rencana pemindahan token ZETA dari Layer 1 ZetaChain menuju ekosistem Solana.
Angka partisipasi pemilih menembus 58%, melampaui batas kuorum minimum yang ditetapkan di level 40%. Penolakan nyaris tidak terlihat, dengan hanya 0,3% suara menolak dan 0,3% sisanya memilih abstain. Pemungutan suara menandai salah satu kasus pertama di industri kripto di mana sebuah blockchain Layer 1 resmi memilih memigrasikan token aslinya ke jaringan lain sekaligus mematikan rantainya sendiri.
Bukan Perpindahan Seketika
Persetujuan mutlak itu tidak memicu migrasi token pada hari yang sama. Kemenangan Proposal 68 baru berfungsi sebagai pemberian wewenang kepada para kontributor inti proyek. Mereka kini bertugas merumuskan proposal kedua yang memuat mekanika migrasi aktual dan jadwal pasti penghentian Layer 1.
Di dalam draf lanjutan nanti, tim pengembang harus menentukan titik tinggi blok snapshot sebagai patokan data saldo pengguna. Mereka juga akan menyusun tata cara klaim bagi para pemegang token saat proses transisi berjalan.
Komunitas sebelumnya sempat menolak opsi mencetak aset baru di Solana dalam bentuk wrapped token. Jika memakai model itu, aset di Solana harus didukung oleh token yang terkunci di jaringan ZetaChain. Pilihan itu dicoret karena justru mengharuskan Layer 1 ZetaChain tetap hidup dan menggagalkan rencana penutupan jaringan.
Penyesuaian Desimal di Ekosistem Baru
Pada wujud barunya, ZETA akan beroperasi sebagai token SPL asli di jaringan Solana. Ticker token dan total pasokan beredar dipastikan tidak berubah. Pengguna akan menerima aset baru dengan rasio konversi 1:1 untuk menggantikan aset lama mereka.
Aturan teknis mengamanatkan tidak ada token baru yang akan dicetak di luar pasokan yang sudah ada. Semua jadwal vesting atau pelepasan token terkunci yang sedang berjalan juga tetap dilanjutkan sesuai tanggal aslinya tanpa ada perubahan.
Namun ada satu penyesuaian teknis di tingkat presisi. Token ZETA asli saat ini memakai sistem 18 desimal, sedangkan ekosistem Solana menggunakan 9 desimal. Akibatnya, saldo pengguna yang nominalnya lebih kecil dari batas sembilan angka di belakang koma itu akan dibulatkan ke bawah saat migrasi.
๐ Baca JugaSolana Pangkas Waktu Slot ke 250 Milidetik - Tapi Upgrade Ini Sama Sekali Bukan Soal Kapasitas
Batas Cakupan Migrasi
Peta jalan pemindahan hanya menyasar token ZETA asli dan penutupan jaringan Layer 1 ZetaChain. Pasokan token ZETA yang sudah lebih dulu terbit dan beredar di jaringan Ethereum maupun BNB Chain tidak masuk dalam cakupan Proposal 68.
Keputusan bulat komunitas ZetaChain menunjukkan batas kemampuan proyek merawat infrastruktur sendiri. Ketimbang mempertahankan rantai yang sepi, melempar token ke ekosistem Layer 1 yang sudah ramai pengguna terbukti menjadi pilihan paling logis bagi keberlanjutan aset.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Waktu Blok Zcash Dipangkas 3x Lipat Mulai 5 November - 60% Fee Transaksi Dikunci untuk 2031
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




